PanturaNews (Bantarkawung) – Kepala desa (Kades) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) diminta untuk selalu harmonis dan membangun komunikasi yang baik. Sehingga akan tercipta koordinasi yang baik dan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa. Hal itu disampaikan Wahono SH, Ketua Forum Kecamatan (FK) Pengelolan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, usai acara pembinaan LMDH dan Kades se Kecamatan Bantarkawung di Aula Kantor Kecamatan setempat, Senin 12 April 2010 siang.
Menurut Wahono yang juga Sekretaris Kecamatam (Sekcam) Bantarkawung, terjadinya mis komunikasi tidak lepas dari keberdaan LMDH yang dalam pembentukannya sangat prematur. "Pembentukan LMDH awalnya tidak melalui sosialisasi, tapi karena mendesak dan harus dibentuk. Sosialisasi dan pembinaan dilaksanakan sambil berjalan," jelas Wahono.
Lebih lanjut Wahono mengatakan, kedepan akan disusun draf dan penjabaran pedoman LMDH terutama yang berkaitan dengan hubungan kelembagaan dengan pemerintah desa. "LMDH itu pelindung dan penanggungjawabnya Kades, karenanya harus ada aturan yang jelas agar ada keselarasan. Tidak seperti yang terjadi di beberapa desa ada LMDH yang tidak komunikatif dengan pemerintah desa," tuturnya.
Sementara Asper PT Perhutani BKPH Bantarkawung, Amad mengatakan, komunikasi dan kordinasi yang baik sudah seyogyanya dijalin antara pengurus LMDH dengan pemerintahan desa terutama Kades. "Dengan komunikasi yang baik program-program LMDH dapat berjalan dengan baik dan bisa memberikan kontribusi yang baik pula dalam pembangunan di desa," ujarnya.
Komunikasi dan kordinasi itu, ujarnya pula, harus terus berkesinambungan. Sebab, keberadaan LMDH tidak bisa dipisahkan dengan pemerintahan desa. "Jangan sampai dalam satu desa ada lembaga yang tidak komunikasi dengan pemerintaah desa, karena hanya kan menghambat kemajuan dari lembaga itu sendiri," tandasnya.
Sedangkan menurut Kades Kebandungan, Sutarto mengatakan, LMDH di desanya sangat komunikatif dengan pemerintahan desa. Segala sesuatu terutama yang menyangkut perencanaan dan pelaksanaan kegiatan selalu kordinasi dengan desa. "Kalu di tempat kami LMDH sangat komunkatif sehingga beberapa waktu lalu menjadi LMDH terbaik. Tetapi kemungkinan seperti yang tadi terungkap, ada desa LMDH dan pemerintah desanya kurang komunikatif," katanya.