Senin, 12/04/2010, 16:32:00
Walikota Tidak Berani Klaim Baju Adat Tegal
YN-Yerry Novel

Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, memakai Beskep saat upacara hari jadi Kota Tegal, Senin 12 April 2010. (FT: Yerri Novel)

PanturaNews (Tegal) - Dalam upacara memperingati hari jadi ke-430 Kota Tegal, tanggal 12 April 2010 di alun-alun, Kota Tegal, Jawa Tengah, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE AK beserta seluruh Kepala SKPD dan Muspida, memakai baju adat Tegal. Mereka tampak gagah memakai Beskap yang merupakan baju kebesaran Kota Tegal dan baru pertamaka kali digunakan dalam upacara hari jadi tahun ini.

Sayangnya, beskap berwarna hitam dan bergaris kuning itu belum dipatenkan sebagai baju adat Tegal. Bahkan Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, belum berani mempatenkan, baju yang mirip pakaian kraton itu. "Kami belum berani mempatenkan ini baju adat Tegal. Karena, hanya kebetulan saja baju ini digunakan untuk upacara peringatan hari jadi saja," kata Ikmal usai upacara.

Menurutnya, baju ada tersebut belum bisa diklaim milik Kota Tegal, namun ia akan memakainya jika ada acara yang kaitannya dengan kesenian Kota Tegal. "Baju ini masih fleksibel, bisa digunakan untuk acara lainnya," imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan, budayawan Kota Tegal, Yono Daryono. Menurutnya, Beskap yang dipakai saat upacara hari jadi, belum bisa dipatenkan sebagai baju adat Kota Tegal. Hanya saja saat walikota memberikan sambutan, menggunakan bahasa Tegalan.

"Jika dipatenkan sebagai baju adat Tegal, tentunya harus tahu siapa yang membuat dan kapan dibuatnya. Semua itu harus ada sejarahnya," terang Yono Daryono.

Kepala Bagian Humas, Herlien Tedjo Oetami, SH, juga mengakui baru kali ini upacara hari jadi memakai beskap layaknya baju adat kraton. Padahal dalam sambutan tahun sebelumnya juga menggunakan dialek Tegalan, tetapi tidak pernah menggunakan baju adat. "Tahun sebelumnya selalu menggunakan batik, tapi tahun ini terlihat unik dan menarik. Sebab, yang hadir disini semuanya menggunakan baju seperti baju keraton," ujar Herlien.

 

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita