Budi Pangroso
PanturaNews (Tegal) - Hari Raya Idul Fitri tahun ini, merupakan momentum terindah guna menyatukan hati, sekaligus melepas perbedaan pandangan para kader Partai Golongan Karya (Golkar) di Kota Tegal, sehingga kedepan akan lebih mudah melakukan konsolidasi partai.
“Mari kita sikapi momentum lebaran untuk menyatukan pandangan sekaligus menepiskan perbedaan yang kemarin pernah ada,” ajak Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Budi Pangroso, Rabu ( 22/7) kepada wartawan.
Seluruh kader Partai Golkar Kota Tegal adalah aset berharga bagi partai. Untuk itu, janganlah mudah terjebak pada bisikan sekaligus hasutan pihak lain yang memang tidak menginginkan Partai Golkar Kota Tegal menjadi besar dimasa yang akan datang.
Menurut Bepe, panggilan akrab Budi Pangroso, peluang Partai Golkar Kota Tegal untuk memenangkan Pilkada serentak pada awal Tahun 2018 mendatang cukup besar. Demikian juga pada Pemilu Tahun 2019 nanti, Partai Golkar Kota Tegal berdasarkan kajian dan analisa politik praktis akan dapat memenangkannya, sehingga tak ada alasan untuk membesarkan perbedaan.
Dalam pandangan dan analisa Bepe saat ini, kualitas inteletual dan ketokohan sejumlah kader Partai Golkar Kota Tegal, masih bisa menjadi jaminan kemenangan pada Pilkada serentak gelombang kedua Tahun 2018 nanti. Demikian pula para kader yang memang tengah dipersiapkan untuk duduk di kursi legislative, juga memiliki dukungan massa yang bervariasi dari masing-masing daerah pemilihan.
Bepe yang memang dikenal sebagai ahli strategi politik dan memiliki intuisi intelejen yang tajam, meyakini Partai Golkar Kota Tegal akan tampil sebagai pemenang dalam Pilkada serentak Tahun 2018 nanti, sekaligus memenangkan perolehan kursi legislatif Kota Tegal pada Tahun 2019 nanti.
“Maka menjadi wajar kalau Partai Golkar Kota Tegal saat ini menjadi hitungan lawan, apalagi kita sudah bisa melakukan kirka terhadap para pemimpin partai tingkat lokal di Kota Tegal,” tandasnya.