Aparat melerai ratusan warga yang menggelar aksi demo kepada oknum anggota TNI (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Ratusan warga dari dua desa, yakni Desa Mundu dan Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendemo oknum anggota TNI di Balai Desa Mundu, Minggu 19 Juli 2015.
Informasi yang berhasil dihimpun Panturanews.com, menyebutkan massa yang berasal dari dua desa itu mendemo oknum TNI berinisial "Wn", usai melerai pemuda yang berjumlah 25 orang, akibat terlibat tawuran pada Jumat malam kemarin. Namun Wn menjadi sasaran tawuran.
Lantaran tidak terima, oknum TNI yang bertugas di Jawa Barat, namun tinggal di Desa Mundu ini, tanpa konfirmasi keesokan harinya langsung memanggil dan menciduknya, kemudian dipaksa merayap dengan posisi punggung di belakang dari Desa Karangreja hingga Desa Mundu.
Aksi itu dianggap penganiayaan. Hukuman yang diduga dilakukan oknum TNI ini pun, direkam dengan handphone. Bahkan sudah beredar di jejaring sosial facebook.
"Anak saya yang tidak tahu apa-apa malah ikut jadi sasaran oknum TNI itu. Saya tidak terima karena punggunya sampai luka semua," ujar salah satu orang tua korban yang enggan disebutkan namanya.
Belum diketahui pasti penyebab puluhan pemuda antar desa itu tawuran. Namun, Dandim 0713 Brebes beserta jajarannya dan aparat Polres setempat yang hadir, tengah berusaha untuk menyelesaikan persoalan tersebut bersama dua Kepala Desa dan pihak terkait.