Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kunjungi lokasi jalan putus di Ciregol, Brebes. (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan peninjaun ke lokasi jalan nasional yang menghubungkan Tegal - Purwokerto yang putus tepatnya di Ciregol, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Senin 13 April 2015. Jalur Ciregol secepatnya akan direlokasi. Anggaran telah disediakan pemerintah.
Ganjar datang langsung dari Semarang dengan menggunakan Helikopter dan mendarat di lapangan Asri Bumiayu. Kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah ini, disambut oleh Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti dan langsung menuju ke lokasi jalan longsor.
Di lokasi jalan longsor Ciregol, Ganjar melihat langsung upaya penanganan darurat pada jalur vital penguhubung antara jalur Pantura dan jalur Selatan tersebut.
"Kami datang untuk melihat langsung kondisi jalan yang longsor dan langkah penangannya," ujar Ganjar.
Menurutnya, dari penjelasan pihak Bina Marga kondisi Ciregol memiliki tiga titik longsor yang harus di tangani. Salah satu titik telah ditangan dan satu titik kini justru ambrol dan memutuskan jalan.
"Jadi memang ada tiga titik longsor, satu titik ditangani kini satu titik lagi telah longsor dan memutuskan jalan,'' kata Ganjar.
Dikatakan, jalur Ciregol secepatnya akan direlokasi dan anggaran untuk itu telah disediakan oleh pemerintah, dan saat ini sedang dilakukan proses upaya pembebasan. Selain itu juga tetap dilakukan penanganan darurat dengan melakukan pengeprasan sisi selatan bukit jalan untuk pelebaran jalan yang longsor.
"Sekarang dilakukan pengeprasan, tapi jalan hanya tinggal ini, kiri kanan sungai dan di bagian bawah menurut laporan ada aliran air sehingga longsor akan terus terjadi," ungkap Ganjar.
Rencananya dalam satu minggu ini penangan darurat terus dilakukan, dan pada Senin 20 April 2015 mendatang jalur Ciregol dapat dibuka kembali untuk dilalaui kendaraan.
Seperti diketahui, jalur kembali ambles pada Sabtu 11 April 2015 sore. Akibatnya, arus lalu lintas (Lalin) yang melewati jalur utama tersebut ditutup total. Jalan naional yang menghubungkan wilayah Pantura dengan jalur Selatan Jawa Tengah tersebut, amblas pada kilometer 115+900, atau di tebing Sungai Pedes yang juga longsor pada Februari lalu.
Kondisi tanah sudah mulai mengalami retak-retak dan ambles sejak sekitar pukul 15.00 WIB. Tanah kemudian terus mengalami penurunan dan ambles sehingga diputuskan ditutup total untuk kendaraan roda empat. Kendaraan roda dua masih bisa lewat tapi harus hati-hati sekali.
Kendaraan baik kendaraan barang maupun pribadi dari arah Brebes yang keluar dari Exit Tol Pejagan dan hendak menuju ke jalur selatan dialihkan melalui Jalur Pantura. Sedangkan kendaraan dari arah Banyumas yang hendak menuju Jakarta, dialihkan melalui Wangon-Cilacap-Tasikmalaya-Bandung.
Selain Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, nampak peninjauan tersebut Kapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Nur Ali, Komandan Resort Militer 071 Wijayakusuma (Danrem) Kolonel Infanteri Edison dan lainnya. Setelah lebih satu jam berada di lokasi Ganjar bersama rombongan kembali ke Lapangangan Asri Bumiayu dan menuju Semarang dengan Helikopter.