Pengurus Cabang ISSI Kota Tegal beraudiensi dengan Walikota Tegal (Foto: BagHumas)
PanturaNews (Tegal) - Dengan teraturnya penyelenggaraan kejuaraan olahraga sepeda, diharapkan Kota Tegal menjadi barometer olahraga sepeda di Indonesia. Salah satunya penyelenggaraan Balap Sepeda Open Tegal Individual Road Race (IRR) dan Criterium 2015, memperebutkan Trophy Walikota ke-4 yang akan dilaksanakan pada 4-5 April 2015 mendatang.
“Ini lomba balap sepeda nasional yang diselenggarakan keempat kalinya di Kota Tegal, namun diikuti oleh 8 atlet sepeda dari Malaysia. Harapan kita event ini akan terus dipertahankan sehingga menjadi satu barometer olahraga sepeda di Indonesia. Karena di Jawa Tengah meskipun ada beberapa event yang dilaksanakan tetapi tidak berjalan secara teratur,” ungkap Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Tegal, Agus Wijanarko, SH usai beraudiensi dengan Walikota Tegal, Hj. Siti Masitha Soeparno di Ruang Rapat Kantor Walikota Tegal, Selasa 10 Maret 2015.
Hadir juga Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tegal Drs. R Supriyanta dan Wakil Ketua dan Sekretaris ISSI Kota Tegal, David Hidayat serta Kiki Budiono Hartono. Walikota Tegal rencananya akan mengibaskan bendera start pada pelaksanaan IRR yang mengambil start di depan Balaikota Tegal dan finish di pintu Gerbang OW. Guci, pada Sabtu (04/4) mendatang.
Balap Sepeda Open Tegal IRR dan Criterium 2015 yang juga memeriahkan HUT ke 435 Kota Tegal, direncanakan akan diikuti 161 orang dengan rincian atlet putra 100 orang, atlet putri 25 orang, official/pelatih 30 orang dan juri ISSI Jawa Tengah 6 orang dengan mempertandingkan beberapa kelas. Antara lain master, senior, junior, pemula dam SD BMX serta khusus pehobi.
Selain itu, disebutkan Agus, dalam ajang ini diharapkan generasi muda akan terpacu memiliki minat di balap sepeda dengan mengikuti lomba-lomba yang diadakan. Sementara grade kegiatan yang telah menjadi kalender tahunan Pengcab ISSI Kota Tegal “Mohon doa dan dukungannya demi suksesnya acara ini. Ketika acara ini sukses, maka gradenya naik karena diikuti oleh atlet-atle papan atas. Mesti sangat melihat Tegal. Efeknya pun bisa multiplayer dengan tingkat hunian hotel penuh dan menumbuhkembangan potensi wisata di Kota Tegal,” ungkap Agus.
Walikota Tegal mengatakan dengan dilaksanakannya berbagai kejuaraan di Kota Tegal, diharapkan mampu mendongkrak potensi pariwisata Kota Tegal karena memiliki multiplier effect, seperti peningkatan hunian hotel dan wisata kuliner dan tumbuhnya ekonomi Kota Tegal. Bahkan kejuaraan ini dapat menelurkan bibit-bibit atlet balap sepeda Kota Tegal Apalagi Kota Tegal saat ini memiliki atlet yang lolos Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sepeda di Solo atas nama Nurul Fauzan. Meskipun menduduki peringkat kedua setelah Solo, prestasi Nurul warga Jl Blanak Tegalsari diusia 15 tahun sungguh membanggakan.
Dengan dasar output yang baik itulah, Walikota meminta Pengcab ISSI Kota Tegal menyelenggarakan event-event kejuaraan yang menjadi kalender event tahunan. “Ini salah satu event untuk dongkrak potensi pariwisata dari olahraga. Saya minta ISSI cari lagi event tahunan lainnya yang bisa diselenggarakan rutin di Kota Tegal,” demikian dikatakan Walikota.
Agus mengatakan pihaknya secara rutin menyelenggarakan MTB Cross Country di track alam pesisir Martoloyo. Lintasan tersebut cocok untuk lomba tingkat nasional maupun internasional dan sudah digunakan untuk event pada Desember 2014 lalu. “Walikota pun bersedia untuk meninjau lokasi cross country pada Kamis (12/03) pagi mendatang dengan bersepeda,” ungkap Agus.
Sementara R Supriyanta menyebutkan Pemkot Tegal mendukung penuh kegiatan olahraga, seperti penyelenggaraan IRR dan Criterium 2015. Untuk sarana dan prasarana lintasan cross country, akan dilihat dengan melihat status tanah, dan peruntukannya untuk apa sesuai RTLH. “Kalau sejalan ya bisa dilaksanakan sebagai lintasan cross country,” kata Supriyanta.