Rabu, 31/03/2010, 17:03:00
Kasus Bocoran Jawaban UN SMP Dilaporkan ke Polisi
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) – Tim Pemantau Independen (TPI) Ujian Nasional (UN), Kabupaten Brebes melaporkan ke Polsek Bumiayu dan Polres Brebes atas temuan bocoran jawaban UN berupa dua lintingan dan SMS di HP milik siswa SMP 2 Bumiayu, yang dikirim oleh WRT.  

Koordinator TPI Kabupaten Brebes, Ir. Iskandar SH MM kepada PanturaNews, Rabu 31 Maret 2010 siang di Kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes mengatakan, bahwa temuan kunci jawaban yang beredar lewat SMS dan 2 lintingan kertas dari siswa SMP 2 Bumiayu itu, didapat dari anggotanya sebelum ujian berlangsung di kamar mandi sekolah.

"Anggota kami mengikuti gerak-gerik siswa yang mencurigakan saat di kamar mandi. Karena penasaran, anggota kami memeriksanya. Ternyata siswa tersebut kedapatan membawa HP dan dalam pesan SMS-nya terdapat kunci jawaban untuk soal Matematika yang dikirim oleh "WRT" serta lintingan kunci jawaban di sakunya," ungkapnya.

Terpaksa HP milik siswa dan 2 lintingan kertas kunci jawaban itu disita untuk dijadikan barang bukti. Atas temuannya itu, pihak TPI melaporkan kepada Polsek Bumiayu dan Polres Brebes serta Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes.

Siswa tersebut kini sudah ditangani oleh pengawas kelas, dan pihak kepala sekolah juga sudah laporkan tentang kasus kecurangan yang dilakukan oleh siswanya.

Iskandar menghimbau, sebaiknya peserta UN tidak percaya dan terpengaruh dengan beredarnya kunci jawaban melalui pesan SMS. "Apalagi besok (Kamis-red) adalah pelaksanaan UN yang terakhir. Jadi, kami berharap para siswa, baik SMP maupun MTs untuk tidak terpangaruh dengan beredarnya kunci jawaban melalui SMS," terangnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita