Senin, 29/03/2010, 16:21:00
Bolos Sekolah, 18 Pelajar SMK Terjaring Razia
JAY-Riyanto Jayeng

Beberapa pelalar yang terjaring di beberapa tempat di bawa ke Satpol PP untuk mendapat pembinaan. (FT: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Sebanyak 18 pelajar terjaring razia gabungan yang digelar Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Tegal, Polresta Tegal, Dinas Pendidikan dan Satpol PP, Senin 29 Maret 2010 pukul 09.30 WIB. Kedelapan belas pelajar yang kedapatan membolos itu terjaring di sejumlah tempat, diantaranya bermain game di warnet Jalan Jalak, Rita Mall dan beberapa sedang bermain play station.

Kasi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal, Soni Sontani mengatakan, kegiatan razia pelajar itu dimaksudkan untuk memberikan efek jera terhadap pelajar yang kedapatan berada di luar sekolah saat jam belajar. “Mereka itu kelas 1 dan kelas 2 yang seharusnya mengikuti pelajaran di sekolah,” kata Soni.

Lebih jauh Soni mengatakan, tim gabungan razia dibagi dalam 2 kelompok, kelompok pertama menyisir usaha Play station dan Rita Mall, sedangkan tim kedua menyisir Pacifik Mall dan warnet. Tim pertama berhasil menjaring 18 pelajar yang dua diantaranya pelajar perempuan, sementara tim kedua nihil.

“Mereka rata-rata pelajar kelas 1 dan 2 dari SMK Dinamika Kota Tegal, SMK 2 Slawi dan SMK Farmasi Brebes. Kali ini mereka hanya kami beri pengarahan dan membuat surat pernyataan. Jika nanti tertangkap razia lagi, baru kami akan koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tuanya,” jelasnya.

Ditambahkan, gelar razia akan dilaksanakan rutin setiap sebualan sekali dengan frekuwensi 2 kali dalam sebulan. Untuk bulan Maret ini, razia dilakukan pada hari ini dan dilanjutkan Selasa besok dengan target sejumlah tempat keramaian yang dimungkinkan menjadi tempat mangkal para pelajar membolos.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita