Rabu, 29/10/2014, 06:16:41
Usai Istri Melahirkan, Suami Ditangkap Polisi
-Laporan Takwo Heriyanto

Tersangka tabrak lari saat memasuki kantor polisi (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Kebahagaian Amirudin yang tengah menunggui istrinya melahirkan anak keempatnya di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes, Jawa Tengah (Jateng) harus tertunda. Hal itu, setelah sejumlah Petugas Laka Lantas Polres Brebes menjemputnya dari rumah sakit tersebut, Rabu 29 Oktober 2014 siang.

Amirudin, warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal ini, ditangkap polisi setelah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama dua bulan dalam kasus tabrak lari, usai menabrak seorang pengendara sepeda ontel hingga tewas.

Kanit Laka Lantas Polres Brebes, Ipda Heru Setiawan mengatakan, setelah buron selama 2 bulan, tersangka tabrak lari itu akhirnya berhasil diciduk. "Tersangka ditangkap di rumah sakit saat tengah menunggui istrinya yang baru saja melahirkan anak keempatnya," terang Heru Setiawan.

Menurut dia, kejadian kecelakaan sendiri terjadi pada bulan Agustus lalu, dimana saat itu tersangka yang mengendarai sepeda motor bertabrakan dengan korbannya yang mengendarai sepeda ontel di jalan raya Jatibarang Lor.  

Selama dua bulan, lanjut Heru, polisi sempat kesulitan menemukan keberadaan tersangka yang selalu berpindah pindah tempat hingga akhirnya kabur ke Jakarta. Tersangka yang berprofesi sebagai pekerja proyek itu pun berhasil ditangkap setelah polisi mendapat laporan warga, jika tersangka kini tengah menunggui istrinya yang telah melahirkan anak keempatnya di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes.

"Selain mengamankan tersangka tabrak lari, kami juga terlebih dulu mengamankan sepeda motor tersangka dan sepeda ontel milik korban sebagai barang bukti untuk penyidikan," terangnya.

Sementara itu, saat diinterogasi polisi, tersangka mengaku terpaksa kabur setelah mengetahui korbannya tewas usai menjalani perawatan di rumah sakit. "Tapi, awalnya saya tidak berniat kabur, bahkan saya sendiri sempat membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita