Bupati saat meninjau kondisi jalan yang berlubang di wilayah kecamatan Brebes (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Masih banyak saluran air yang tidak berfungsi dengan baik, tumpukkan sampah, dan pendangkalan saluran yang menyebabkan banjir pada musim hujan, selain itu juga menjadi sarang penyakit di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Untuk menggali dan mengatasi permasalahan dan kebutuhan pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Brebes, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE beserta SKPD terkait melakukan tilik desa di wilayah Kecamatan Brebes. Kunjungan diawali dengan membuka saluran air got yang mampat di depan Kantor Lurah Pasarbatang, Rabu 20 Agustus.
Bupati Idza tak segan-segan menguras lumpur di saluran got depan Kantor Lurah Pasarbatang untuk mengetahui pendangkalan lumpurnya. “Hari ini juga saluran air got yang mampat harus segera dibersihkan, ajak masyarakat sekitar untuk bersih-bersih,” perintah Bupati.
Pantauan dilanjutkan ke Balaidesa Sigambir, temuan yang sama juga didapati Bupati dengan masih banyaknya sampah yang menumpuk di saluran air. Selain memantau saluran air, Bupati juga melihat langsung kerusakan jalan yang ada dan mengkoordinasikan dengan pihak PU untuk segera dilakukan perbaikan.
Kunjungan tilik desa Bupati ini terkesan mendadak sehingga mengetahui kondisi real kantor kepala desa dan pelayanannya. Dari kunjungan ini Bupati bisa mengetahui kondisi dan kebutuhan kantor Kepala Desa dengan komunikasi langsung dengan Kepala Desa/ Lurah dan staf/ pamong desa.
Di Kantor Kepala Desa Padasugih, Bupati menerima masukan untuk pelebaran jalan Taman Siswa yang menuju ke Stadion Karangbirahi karena kapasitas jalan yang masih sempit tidak mampu menampung lalu lintas sebagai jalur padat ke pusat pendidikan dan keramaian di kompleks Karangbirahi.
Selain itu, masyarakat Desa Kalilingi dan Dukuh Pandansari juga mengharapkan adanya sodetan kali Beting yang melintasi wilayah mereka. Dengan adanya sodetan kali Beting ini masyarakat masalah abrasi dan rob yang menerjang pemukiman dan tambak akan teratasi.
Salah seorang warga berdialog langsung dengan Bupati akan ancaman abrasi yang sudah menenggelamkan sebagian tambak dan rumah warga. Ketika melintasi jalan Pemaron yang rusak parah, Bupati langsung memerintahkan Dinas PU untuk segera dilakukan pengurugan.