Rabu, 20/08/2014, 08:27:55
Keluarga Tidak Percaya Ade Puji Adalah Agen ISIS
-Laporan Takwo Heriyanto

Rumah terduga agen ISIS nampak sepi setelah digeledah polisi (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Keluarga tidak percaya, Ade Puji Kusmanto (31) warga RT 04 RW 2 Desa Terlangu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) yang ditangkap polisi karena diduga agen Islamic State Of Iraq And Syiria (ISIS).

"Saya sangat tidak percaya kalau Ade merupakan agen ISIS, apalagi teroris," kata Sepupu Ade, Rini, ketika dikonfirmasi PanturaNews.Com, di warung makan yang sekaligus sebagai tempat tinggalnya di Desa Terlangu, Rabu 20 Agustus.

Diberitakan PanturaNews.Com, sebelumnya dua terduga agen dari teroris yang menamakan dirinya Islamic State Of Iraq And Syiria (ISIS), Ade Puji Kusmanto (31) warga RT 04 RW 2 Desa Terlangu, Kabupaten Brebes, Jateng, dan Risamad (24) warga Majalengka, Jabar, terpaksa diamankan Polisi, Selasa 19 Agustus 2014 pukul 17:00 WIB.

Kedua pemuda yang sehari-hari berjualan Es Kelapa Muda di kawasan kantor Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu, diduga menjadi agen dari teroris ISIS.

Aksi penangkapan kedua pemuda itu berawal dari laporan warga Ustadz Syarifudin (48) warga RT 3 RW 2 Desa Kajen, Talang, Kabupaten Tegal, ke Mapolsek Adiwerna.

Menurut Ustadz Syarif, keberadaan kedua pemuda yang memakai atribut kaos berlogo ISIS itu pertama kali diketahui dari postingan status Facebook milik rekannya, Achmad Tokhidin (26) warga RT 11 RW 2 Desa Pesayangan, Talang, Kabupaten Tegal.

Dari tangan kedua pemuda telah diamankan kaos hitam lengan panjang bergambar lafadz Allah persis logo ISIS, sejumlah buku keagamaan dan kitab suci Al-Qur’an, yang kesemuanya ditemukan di dalam tas yang selalu dibawa-bawa.

Rini mengatakan bahwa Ade adalah orang yang baik. Apalagi setiap harinya di tempat tinggalnya menjadi tukang adzan di mushola desa setempat. "Jadi, saya sangat tidak percaya kalau Ade merupakan terduga agen ISIS, seperti yang diberitakan oleh media-media. Saya yakin sekali kalau Ade itu orang baik-baik," tuturnya.

Begitu juga, kata Rini, dengan Risamad yang merupakan salah satu pembantu Ade yang selalu ikut menemani Ade ikut berjualan es. Ia juga merupakan orang baiik-baik. Warga di desanya juga sudah mengenalnya dengan baik. Saat diminta menujukan rumah Ade, ia pun menujukannya.

"Itu rumahnya dekat, yang rumah tingkat sendiri. Tapi, rumahnya tutup, karena mungkin pihak istri Ade masih trauma dengan kejadian semalam, rumahnya digeledah aparat kepolisian," tuturnya.

Senada dengan yang disampaiakan tetangga Ade yang engan disebutkan namanya. Ia mengatakan, di desanya Ade orangnya tidak menunjukan tingkah laku yang aneh-aneh. "Dia itu orangnya baik, karena sering makan di warung saya kalau malam hari," singkatnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita