Senin, 09/06/2014, 08:13:06
Buntut Kasus Babinsa, 300 Prajurit TNI Dikumpulkan
-Laporan Takwo Heriyanto

Ratusan anggota TNI mendapat pengarahan dari Dandim dan Kapolres Brebes (Foto: Takwo Heryanto)

Panturanews (Brebes) - Sebagai tindaklanjut dari pemberitaan di media mengenai adanya aparat TNI AD, dalam hal ini adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mengarahkan masyarakat memilih capres terntentu, sebanyak 300 prajurit Kodim 0713/Brebes dikumpulkan.

Ratusan prajurit TNI itu dikumpulkan langsung guna diberikan pengarahan dari Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Infanteri Cahyadi Imam Suhada dan Kapolres Brebes, AKBP Ferdi Sambo, S.IK, di halaman Makodim 0713 Brebes, Senin 9 Juni 2014.

Dalam penyampaiannya, Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Cahyadi Imam Suhada, memberikan penyampaian yang dilakukan berulang-ulang mengenai netralitas TNI dalam Pilkada, Pileg dan Pilgub serta Pilpres 2014.

Dandim Brebes menegaskan, bahwa dalam UU TNI No. 34 tahun 2004 disebutkan bahwa tugas dan fungsi TNI adalah melindungi segenap bangsa Indonesia. Kemudian, menjaga keutuhan wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia dan menjaga kedaulatan NKRI.

"Hal ini sudah jelas bahwa TNI, dalam hal ini Babinsa, khususnya Kodim 0713/Brebes harus berbuat dan berperilaku sesuai dengan UU tersebut, yaitu Netral dalam segala pemilihan apapun," tegasnya.

Demikian juga disampaikan oleh Kapolres Brebes, AKBP Ferdi Sambo. Menurutnya, bahwa Polri juga mengikuti aturan yang sudah ada ketetapannya, yaitu netral dalam pemilu. Adapun, kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan pengamanan pilpres dan pengamanan arus mudik serta arus balik lebaran 2014, khususnya di wilayah Kabupaten Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita