Persab Brebes kalahkan Persaba Bulakamba dalam laga uji coba perdananya (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Persab Brebes, Jawa Tengah (Jateng) berhasil mengalahkan Persaba Bulakamba dengan skor 2-0, dalam laga uji coba perdananya di Stadion Karangbirahi Brebes (SKB), Rabu 21 Mei 2014 sore. Uji coba dalam rangka persiapan menghadapi Liga Nusantara yang akan akan bergulir pada 8 Juni 2014 ini.
Anak-anak asuh Edy Prayitno selaku kepala Pelatihnya, menguasai jalannya uji coba terhadap tim lokal dari Kabupaten Brebes itu. Bahkan, sejak babak pertama hingga babak kedua berlangsung, beberapa striker yang dimainkan, salah satunya Rizki atau yang biasa dipanggil Ici ini, hampir memiliki tiga peluang bagus yang sama dengan striker lainnya untuk memasukan bola ke gawang lawannya itu.
"Dari beberapa striker yang kami miliki salah satunya Ici, itu hampir memiliki tiga peluang bagus yang sama dengan striker lainnya untuk memasukan bola ke gawang lawannya. Sayangnya, peluang emas itu menjadi sia-sia karena masih kurang maksimalnya dalam melakukan penyelesaian ke gawang lawan," ujar Edy, usai pertandingan uji coba timnya kepada PanturaNews.Com.
Juru taktik skuad Jaka Poleng, julukan Persab Brebes, ini mengaku sejak dilakukan seleksi pemain beberapa waktu lalu hingga menjalani pemusatan latihan dengan adu strategi melalui game bahkan di uji cobanya yang perdana, timnya masih diperlukan pembenahan, terutama untuk striker.
Meskipun sudah terdapat beberapa striker yang didapat dari hasil seleksi beberapa waktu lalu, termasuk mantan striker pemain PSIS Semarang yang telah bergabung sekaligus sebagai asisten pelatih Persab, namun ia masih membutuhkan striker-striker yang lebih handal guna menghadapi kompetisi yang akan berlangsung sekitar dua minggu itu.
"Tapi, itu tergantung dari pihak menejemen Persab sendiri. Kalau keikutsertaannya dalam Liga Nusantara 2014 nanti hanya sebagai partisipasi saja, maka cukup tim yang sudah ada ini. Tapi, kalau memang ingin punya target juara, maka kami membutuhkan striker lagi yang lebih handal," tuturnya.
Klub-klub sepak bola yang lain, kata mantan Kepala Pelatih sepak bola PPLP Salatiga ini, juga mungkin bernasib sama dengan timnya. Sebab, pelaksanaan kompetisi yang cukup bergengsi dan diikuti dari gabungan peserta divisi I, II dan III nasional ini, cukup mepet waktunya.
"Dari klub sepak bola daerah lainnya saja masih kebingungan dengan mepetnya pelaksanaan Liga Nusantara 2014 ini. Mau ikut berkompetisi atau tidak, seperti itu," ungkapnya. Meski begitu, ia optimis dengan waktu yang cukup mepet pelaksanaan Liga Nusantara 2014 ini, persab akan berusaha tampil bagus. Kalau tidak optimis, kami salah. Sebagai pelatih, kami tentu saja optimis dengan kemampuan tim yang ada ini," paparnya.