Selasa, 03/08/2021, 01:36:15
Pedagang dan Pengunjung Pasar Langon, Antusias Untuk Divaksin
LAPORAN JOHARI

Petugas Pasar Langon memeriksa surat vaksin kepada pengunjung yang hendak belanja

PanturaNews (Tegal) – Sehari setelah Wali Kota Tegal, Jawa Tengah  Dedy Yon Supriyono  melaunching Program 1000 Gerai Vaksinasi, disejumlah tempat termasuk di 14 pasar tradisonal langsung diserbu warga untuk divaksin.  

Dari pantauan PanturaNews, Senin 02 Agustus 2021 di Pasar Langon, Jalan Werkudoro, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, pelaksanaan vaksin berjalan tertib. Pasalnya, pasar tradisonal yang tergolong kecil ini hanya dihuni sekitar 192 pedagang, baik lapak maupun kios. Gerai vaksinasi dibuka sekitar pukul 10.00 WIB, petugas pasar minta semua pedagang harus divaksin.

Kepala Pasar Langon Untung Santoso mengatakan, gerai vaksinasi di Pasar Langon selama 4 hari, Senin-Kamis,dan prioritas yang divaksin adalah pedagang , selanjutnya pengunjung atau pembeli.

“Di hari pertama program 1000 gerai vaksinasi di Pasar Langon, dari 192 pedagang yang sudah divaksin baru 80 orang,” kata Untung Santoso di temui di Pasar Langon, Senin 02 Agustus 2021.

Menurutnya, jika ada warga dari luar kota dating untuk vaksin, maka diarahkan ke ’Lawang Satus’ atau Kantor Birao. “Kami prioritaskan untuk pedagang dulu, selanjutnya pengunjung atau pembeli. Kalau ada warga dari luar kota minta untuk divaksin, tentunya kami arahkan ke “Lawang Satus’.  Karena stok vaksin di Pasar Langon terbatas hanya untuk pedagang dan pembeli,” ujarnya.

Untung yakin dengan waktu 4 hari, semua pedagang yang jumlahnya 192 orang sudah tervaksin semua. “Setiap yang akan masuk pasar, baik pedagang maupun pembeli akan diperiksa sudah vaksin apa belum, kalau belum silahkan vaksi dulu. Kalau tidak bisa menunjukan surat vaksin, silahkan belanja di tempat lain,” pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita