Jumat, 03/04/2020, 16:18:30
Masuk Kota Tegal, Suhu Badannya Panas Dilarikan ke RSUD Kardinah
LAPORAN JOHARI

Kedapatan suhu badannya panas dibawa mobil ambulan

PanturaNews (Tegal)  – Pasca dibukanya lima akses  masuk Kota Tegal, siapapun bisa masuk namun harus menjalani tes kesehatan terlebih dulu di posko kesehatan, pengganti  movable concrete barrier (MCB) beton. Jika kedapatan suhu badannya panas, langsung dilarikan ke RSUD Kardinah mengunakan mobil ambulan yang siap siaga.    

Seperti yang terjadi , di pintu masuk Jl. Teuku Umar atau Jaln Dua, petugas langsung membawa dua warga pengendara sepeda motor. Karen  Saat dicek petugas kesehatan, suhu tubuh keduanya sangat tinggi, mencapai 38 derajat celsisus , Jumat 03 April 2020.

Keduanya adalah laki-laki dari Jl. Srigunting, Tegal Selatan, Kota Tegal dan seorang yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) warga Kabupaten Tegal. Karenanya sesuai protokol penanganan dan pencegahan virus corona (covud-19), keduanya dibawa ke RSUD Kardinah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal dr. Sri Primawati mengatakan kedua warga yang diketahui suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius, saat ini sudah dirujuk ke RSUD Kardinah. Keduanya akan menjalani uji pemeriksaan selanjutnya, karena diindikasikan memiliki gejala klinis yang mirip dengan pasien dalam pengawasan (PDP).

“Keduanya akan dicek lebih lanjut kondisinya sesuai dengan SOP yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi saat melakukan pemantauan di Jl. Teuku Umar dilapori adanya dua orang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius. Oleh Wakil Wali Kota, petugas kesehatan yang ada di posko, diminta untuk langsung membawa keduanya ke RSUD Kardinah.

Pemkot Tegal sendiri sudah menambah pintu masuk menuju ke pusat Kota Tegal menjadi lima akses. Empat akses yang dibuka sebagian itu, antara lain di Jl. Teuku Umar, Jl. Sultan Agung, Jl. Jenderal Soedirma, dan Jl. Perintis Kemerdekaan. Hal itu untuk menjaga warga Kota Tegal, agar tetap sehat tidak tertular virus korona dari luar.

“Bukan dibuka total ya, tapi sebagai akses tambahan yang juga difungsikan sebagai posko pemeriksaan. Setiap orang yang lewat akan dicek kondisi tubuhnya,” ungkap Wakil Wali Kota.

Pembukaan akses tambahan ini juga dilakukan untuk mengurangi keramaian dan menjalankan kebijakan physical distancing.

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supryono memberlakukan Isolasi wilayah dengan menutupsemua akses Kota Tegal, mengunakan  movable concrete barrier (MCB) Beton, namun akhirnya Kamis 02 April 2020 malam 5 pintu dibuka.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita