Rayakan Lulus UN, Konvoi Motor Dihadang Polisi
-Laporan Takwo Heriyanto
Selasa, 20/05/2014, 05:29:55 WIB

Polisi menghadang pelajar yang merayakan kelulusan dengan konvoi motor (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang digelar serentak, Selasa 20 Mei 2014 sore, diwarnai aksi corat coret seragam sekolah dengan menggunakan pilok, cat dan spidol.

Bahkan, saking gembiranya dinyatakan lulus, mereka merayakannya dengan aksi konvoi sepeda motor menuju beberapa ruas jalan raya. Mereka tidak peduli meskipun aksi konvoi sepeda motor yang dilakukannya itu melanggar ketertiban lalu-lintas, apalagi tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari dua orang.

Hal itu terlihat dari pantuan PanturaNews.Com, dibeberapa sekolah yakni di SMA Negeri 1 Brebes, SMA Negeri 3 Brebes dan SMK Karya Bakti Brebes, yang secara bersamaan mengumumkan hasil kelulusan siswa-siswinya yang diambil oleh wali murid mereka.

Alhasil, puluhan petugas kepolisian Brebes yang sedianya telah siap untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tawuran antar pelajar maupun aksi konvoi di jalan raya pantura, dengan sigapnya langsung dapat menghadangnya untuk mengalihkan jalur konvoi yang dilalui para pelajar dimasing-masing sekolah tersebut.

Namun demikian, dari ratusan pelajar yang melakukan aksi konvoi sepeda motor itu, tidak semuanya ikut melakukan hal serupa. Nampak, dari sebagian ratusan pelajar tersebut lebih memilih pulang bersama wali murid/orang tuanya, setelah mengambil hasil kelulusan dari sekolahnya. Sementara, ekspresi dari ratusan pelajar yang telah mengetahui dinyatakan luluspun berbeda-beda.

Ada yang gembira sambil berteriak-teriak histeris sambil membawa pengumuman hasil kelulusan dari sekolahnya, ada pula yang menangis dipelukan orang tuanya, bahkan ada pula yang langsung sujud syukur begitu dinyatakan lulus.

"Alhamdulillah saya lulus mas. Insya Allah saya akan melanjutkan sekolah lagi di Universitas Negeri Semarang (Unes)," ujar Irfan Hani Prasetya (20), salah satu siswa kelas XII IPS I SMA Negeri 3 Brebes, didampingi wali muridnya dengan perasaan senang.

Lain halnya dengan Aghnia Fikty (19), siswi yang juga kelas XII SMA Negeri 3 Brebes ini, nampak berekspresi campur aduk antara senang dan sedih. Namun setelah mengatahui hasil pengumumannya dinyatakan lulus, ia langsung menangis bahagia.

"Awalnya saya deg-degan sekali. Karena ada informasi kalau UN tahun 2014 ini ada yang tidak lulus 6 siswa. Tapi, setelah mengetahui hasil pengumumannya lulus, saya merasa senang dan plong rasanya," ujarnya semberi menitikan air mata.

Sementara, informasi yang diperoleh dari salah seorang guru SMA Negeri 3 Brebes, mengatakan, bahwa siswa-siswi SMA Negeri 3 Brebes dinyatakan lulus seratus persen. "Ya alhamdulillah siswa-siswi SMA Negeri 3 Brebes lulus seratus persen," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, menyebutkan sebanyak enam siswa SMA Negeri di dua sekolah tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun 2014. Sehingga angka kelulusan UN tingkat SMA sederajat di Kota Bawang itu sebanyak 99,91 persen.

"Enam siswa yang tidak lulus UN itu berasal dari dua sekolah, yakni dari SMA negeri," ujar Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Drs. Dedy Priyono kepada PanturaNews.Com, Selasa 20 Mei 2014.