![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Talud pengaman jalan provinsi ruas Bumiayu-Sirampog ambrol sepanjang 20 meter. Talut tepatnya berada di jalur Dukuh Sanganjaya, Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Talud setinggi lima meter ambrol menyusul hujan deras yang turun pada sore itu, Jumat sore 16 Mei 2014 sekitar pukul 17.30 WIB.
"Talud ambrol menjelang Magrib setelah turun hujan deras sejak siang hari," ujar Jakaria (50) warga yang rumahnya ada di dekat lokasi kejadian.
Talud setinggi lima meter dan panjang 20 meter itu ambrol dan mengancam keselamatan jalan utama penghubung antara Kecamatan Sirampog dengan Kecamatan Bumiayu. Juga sebagai jalur transportas serta pekonomian warga di Kecamatan Sirampog.
Talud yang ambrol merupakan bangunan yang baru selesai dikerjakan secara swakelola oleh Bina Marga Provinsi Jawa Tengah pada awal Desember 2013 lalu. Beberapa hari sebelum ambrol juga baru dilakukan pengurugan tambahan dan pemadatan setelah sempat mengalami penurunan.
"Talud dibangun sekitar enam bulan lalu dan sempat dilalukan pengurugan karena ada penurunan," kata Rohadi, petugas pengawas jalan provinsi ruas Bumiayu-Sirampog yang meninjau ke lokasi, Sabtu 17 Mei 2014.
Talud ambrol diperkirakan karena tidak mampu menahan beban arugan dan juga akibat guyuran air hujan. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp 20 juta dan langsung dilakukan penanganan untuk perbaikan kembali untuk menyelamatkan badan jalan.
"Penanganan perbaikan langsung dikakukan untuk menyelamatkan badan jalan mengingat jalur Bumiayu - Sirampog sangat vital sebagai jalur transportasi dan perokoniman warga," pungkas Rohadi.