![]() |
|
|
Panturanews (Brebes) - Sopir dump truk dengan Nopol E-9650 MA, Saprudin bin Tiswo (40) tewas, setelah ditabrak Kereta Api (KA) Kutajaya tujuan Jakarta-Purworejo, di perlintasan tanpa palang pintu Kilometer 27+67, Desa Bulakelor, Kecamatan Kertanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis 15 Mei 2014.
Sopir dump truk bernama Saprudin bin Tiswo (40), warga RT01 RW 05 Desa Luwungede, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Korban tewas, karena truk yang dikedarainya terseret hingga masuk sungai. Namun, Saprudin tewas tidak di lokasi kejadian, ia tewas setelah sempat dibawa ke Puskesmas Ketanggungan, akibat luka yang dialaminya cukup serius.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Endang Tri Purwanto SIK MSi melalui Kanit Laka Ipda Heru Irawan SH membenarkan atas terjadinya inseden maut tersebut. Kejadiannya, kata Heru, berawal ketika truk yang dikemudikan Saprudin (40) melaju dari arah selatan ke utara, sekitar pukul 9.30.
Kendaraan itu, kemudian melintas di perlintasan tanpa palang pintu Desa Bulakelor. Namun, bersamaan truk melintas, dari arah barat ke timur melaju kencang KA Kutajaya. Karena jarak antara truk dan KA yang terlalu dekat, akibatnya kecelakaan tidak bisa dihindari.
"Akibat tabrakan ini, truk terpental sejauh 6 meter dan kemudian masuk ke sungai," ujarnya.
Menurutnya, korban meninggal saat di Puskesmas. "Kini jenazahnya kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Petugas kami juga telah melakukan olah kejadian perkara," ungkapnya.