Keliaran di Mall, Puluhan Pelajar Terjaring Razia
-Laporan Riyanto Jayeng
Rabu, 14/05/2014, 07:17:53 WIB

Para pelajar yang terjaring razia mendapat pembinaan di kantor Satpol PP (Foto: Jayeng)

PanturaNews (Tegal)- Sedikitnya 54 pelajar SMP, MTs dan SMA yang kedapatan berkeliaran saat jam belajar, terjaring razia petugas gabungan Satpol PP dan Kesbangpolinmas Kota Tegal, Rabu 14 Mei 2014.Dari razia itu terjaring 26 pelajar dari luar Kota Tegal, dan sisanya 28 orang adalah pelajar Kota Tegal. Diduga karena panik, salah satu siswi sekolah yang terjaring razia petugas gabungan Kesbangpolinmas dan Satpol PP itu pingsan.

Kepala Kesabangpolinmas Kota Tegal Drs Soeripto melalui Kasi Linmas, Urip Supriyanto mengatakan, kegiatan razia itu digelar secara rutin untuk menegakan kedisiplinan dan pencegahan penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang serta tawuran pelajar. Razia dilakukan dengan menyisir ke 4 titik yaitu, GOR, Pasifik dan Rita Mall serta obyek wisata Pantai Alam Indah.

“Pada razia kali ini kami mengamankan 54 siswa sekolah, salah satu siswi schok dan pingsan. Untung saja petugas dapat segera memberikan pertolongan,” kata Urip.

Menurut Urip, puluhan siswa itu beralasan karena pulang cepat namun tidak langsung pulang ke rumah. Mereka memanfaatkan pulang cepat itu untuk berjalan-jalan di Mall dengan masih menggunakan seragam sekolah.

“Kami akan mengimbau kepada pihak sekolah agar saat pulang cepat melarang siswanya untuk berkeliaran di tempat-tempat seperti Mall dan tempat wisata sebelum melepaskan seragam sekolah. Sebaiknya mereka diperintahkan untuk pulang ke rumah dan mengganti seragam dengan pakaian bebas,” kata Urip.

Mereka yang terjaring. Lanjut Urip, kemudian diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Dalam pernyataan disebutkan, jika kedapatan berkeliaran saat jam belajar, maka orang tua mereka akan diminta menjemput di Kesbangpolinmas.

“Selama ini memang belum pernah ada siswa sekolah yang terjaring razia sampai dua kali, petugas juga tidak menemukan adanya barang-barang terlarang dalam bawaan pelajar yang terjaring razia,” tegas Urip.