![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, secara resmi menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan suara dan kursi partai politik (parpol), serta penetapan calon terpilih anggota DPRD setempat berdasarkan hasil Pemilu 2014 di ruang OR Setda Brebes, Minggu 11 Mei 2014.
Rapat Pleno dipimpin Ketua KPU Kabupaten Brebes, Muamar Riza Pahlevi dengan didampingi sejumlah anggota dan seorang sekretaris. Hadir dalam pleno tersebut dari perwakilan DPRD Kabupaten BRebes, jajaran Muspida, Panwaslu, saksi parpol, PPK/PPS, dan tamu undangan lain.
Ketua KPU Kabupaten Brebes, Muamar Riza Pahlevi mengatakan, rapat pleno penetapan perolehan suara dan kursi parpol serta penetapan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Brebes digelar setelah proses Pemilu DPR, DPD dan DPRD 2014 pada 9 April.
"Pelaksanaan Pemilu berlangsung lancar walau terdapat kekurangan," katanya, Senin 12 Mei 2014.
Menurutnya, penetapan perolehan kursi parpol demikian juga penetapan caleg terpilih yang dituangkan dalam Formulir Model EB-1 dan perolehan suara sah calon anggota DPRD Kabupaten/Kota sebagaimana dimuat dalam Lampiran I Model EB-1 itu menghasilkan sejumlah nama yang sudah banyak diperkirakan sebelumnya.
Dari 50 kursi yang disediakan, diketahui para wakil rakyat dengan suara mencukupi persyaratan kursi di Dapil 1 (Brebes, Jatibarang, Songgom) diantaranya, Siti Mazkiyah (Golkar), Pamor Wicaksono (Golkar), Saryono (PDIP), Waraskah Yanti (PDIP), Imam Royani (PKB), Erin Yulia S (PAN), Mi’raz Aminduin (Demokrat), Rawuh Gunawan (Gerindra) dan Kholidin (PKS).
Di Dapil 2 (Bumiayu, Sirampog, Tonjong, Paguyangan), Nasikhun (PDIP), Tri Murdiningsih (PDIP), Mustolah (PKB), A Zamroni (PKB), A Jazuli (Demokrat), Joni Waluyo (PAN), Imam Sairi (PPP), Sururul Fuad (PKS), Nur Endro (Gerindra) dan A Mafruhi (Golkar).
Di Dapil 3 (Salem, Bantarkawung, Larangan) diwakili Illia Amin (PDIP), Sukirso (PDIP), Sudono (Golkar), Zubad Fahilatah (PKB), Wurja (Gerindra), Abdul Ghofir (PAN), Heri Fitriansyah (Demokrat), Ansor (PKS).
Untuk Dapil 4 (Ketanggungan, Banjarharjo) terdiri dari Cahrudin (PDIP), Moh. Rizki Ubaidilah (PDIP), Zubaidah (Golkar), Nasirul Umam (PKB), Suwarno (PAN) dan Warsudi (PKS).
Dapil 5 (Kersana, Tanjung, Losari) caleg terpilih Suherman (PDIP), Khariroh (PDIP), Munifah AZ (PKB), Waidin (Hanura), M Khajirin (Golkar), Zamroni (PPP), Syaefullah (PKS), Muhaemin (Gerindra).
Dapil 6 (Wanasari, Bulakamba) diwakili Musyaffa (PKB), Ghofar Mughni (PKB), Trisno Warsum Demah (PDIP), Teguh W Turmudi (Golkar), Muhaimin Sadirun (Gerindra), Zaki Safrudin (PAN), Mutiara (Demokrat), Wamadhiharjo (PKS) serta Khumaedi (PPP).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang diantaranya merupakan muka baru yang bakal menduduki kursi anggota DPRD Kabupaten Brebes. Sementara 30 orang lainnya, merupakan caleg incumbent yang akan melanjutkan kerja satu periode mendatang.
Jika dianalisa dari perolehan kursi itu, PDIP dipastikan hilang dua kursi dibanding dengan hasil Pemilu 2009, dari 13 menjadi 11. Demokrat turun 2, dari 6 menjadi 4 kursi. PPP juga turun dari 4 kini tinggal 3 kursi.
Sementara tambahan kursi cukup menonjol diraih Partai Gerindra, sebelumnya 2 kursi kini menjadi 5 kursi. PKB dari 7 menjadi 8, PKS dari 5 menjadi 6 kursi, dan kursi PAN bertambah dari 4 menjadi 5 kursi. Sedang Golkar, Hanura masih stagnan di posisi yang sama masing-masing 7 kursi dan 1 kursi.
"Meski sempat ada hal-hal kecil yang terjadi pada saat tahapan pemilu, tetapi itu tidak sampai mengganggu kondusivitas daerah, semua berjalan sesuai aturan," terang Riza.
Adanya kekecewaan bagi peserta Pemilu, lanjut Riza, merupakan hal yang lumrah sebagai konsekuensi logis sebuah kompetisi. Selalu ada yang menang dan ada yang kalah. Namun, semua perselisihan itu kini sudah menjadi ranah intitusi yang lebih tinggi yakni Mahkamah Kosntitusi (MK).