Pembangunan Waduk Bendo Ponorogo Terancam Molor
Ponorogo-Laporan Agus Zahid & Joko Susilo
Senin, 12/05/2014, 06:19:49 WIB

Ketua Kelompok Masyarakat, Miranto (tengah) ngaku belum jelas soal relokasi warga sekitar (Foto: Agus Zahid)

PanturaNews (Ponorogo) - Pembangunan Waduk Bendo di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, disinyalir bakal molor. Pasalnya, selain pemerintah belum melakukan relokasi sekitar 60 kepala keluarga (KK) yang menempati area tersebut, Proyek raksasa dengan dana sekitar Rp 600 miliar itu juga nampak belum dimulai.

Hanya saja kegiatan pengerasan dan pemadatan jalan sudah diproses, namun untuk lain-lainya nampaknya belum maksimal. Padahal, berdasarkan target dan harapan Menteri Pekerjaan Umum, proyek tersebut diharapkan selesai pada tahun 2016, dan pada tahun 2017 sudah bisa berfungsi.
Ketua Kelompok Masyarakat Dukuh Bendo, Desa Ngindeng, Miranto mengatakan, pihaknya belum menerima kejelasan mengenai rencana relokasi terhadap sejumlah warganya. Padahal, mega proyek itu telah dilakukan peletakan batu pertama oleh Menteri Pekerjaan Umum, Ir Djoko Kirmanto pertengahan Desember 2013 lalu.

Dia mengaku pernah diundang oleh pihak kecamatan dan desa setempat, namun pada pertemuan itu tidak membahas mengenai relokasi puluhan KK di Dukuh Bendo itu. "Belum Mas, belum ada kabar apa-apa, memang dulu pernah diundang, bahwa nanti akan di relokasi, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan," ujar Miranto saat ditemui di kediamanya, Senin 12 Mei 2014.
Miranto berharap, pemerintah segera merealisasikan rencana relokasi rumah dan lahan milik sejumlah warga yang akan digenangi waduk raksasa itu, sehingga mereka tidak bingung seperti saat ini. Tuntutan mereka selain ditempatkan di perumahan baru dan layak huni, juga diberikan lahan baru yang memadahi."Kalau bisa diganti 2 kali lipat," lanjutnya.
Menurutnya, terkait dengan lahan milik perhutani, pihak pemerintah nampaknya masih terkendala dengan pengalihan kepemilikan. Padahal, lahan yang bakal dilalui oleh waduk itu, sebagian milik tanah perhutani, termasuk jalan yang dilalui."Sepertinya, dengan perhutani juga belum selesai," tambah Miranto.
Sementara Camat Sawoo, Ponorogo, Bambang Wijayanto ketika dikonfirmasi mengatakan, pembangunan Waduk Bendo Ponorogo telah dimulai pembangunanya dengan membangun jalan tembus dari jalan raya menuju lokasi itu. "Saat ini telah dilakukan pemadatan jalan yang menuju ke lokasi waduk Bendo, sebagian juga sudah membangunan plesengan," katanya.
Perlu diketahui, Waduk Bendo memiliki daya tampung air 43 juta meter kubik dan bisa mengairi lahan pertanian seluas 3.299 hektar. Pelaksana pembangunan dari proyek tersebut adalah PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya, dan PT Nindya Karya.