Guru SMKN 1 Tonjong Juara Komptensi Guru Jawa Tengah
-Laporan Zaenal Muttaqin
Rabu, 07/05/2014, 10:08:26 WIB

Fajar Prasetya (kiri) juara Lomba Kompentensi Guru didampingi Kepala Sekolahnya, Drs Samsudin (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Guru SMK Negeri 1 Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mampu menorehkan prestasi yang mengangkat dunia pendidikan di Kabupaten Brebes. Adalah Fajar Prasetya, SPd yang telah berhasil meraih prestasi juara pertama dalam lomba kompetensi guru tingkat Jawa Tengah yang berlangsung baru-baru ini di Semarang.

"Berkat dukungan dari semua teman guru terutama Kepala SMK Negeri Tonjong, saya dapat meraih peringkat pertama dalam Lomba Kompetensi Guru," ujar Fajar kepada PanturaNews.Com, Rabu 07 Mei 2014.

Menurutnya, pada lomba yang dilaksanakan selama dua hari akhir April 2014 lalu di Balai Pengembangan Kejuruan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang diikuti oleh 27 peserta se-Jawa Tengah, dirinya dapat meraih predikat juara dengan rangking ke tiga. Lomba di bidang Kompetensi Keahlian Teknik Listrik ini merupakan kompetensi bergengsi yang dapat diraihnya.

"Pada saat lomba semua peserta harus dapat menunjukkan kemanpuannya sesuai bidang keahliannya dan juga kemampuannya dalam mengajar," kata Fajar yang berkat prestasinya mendapatkan tropy dan sejumlah uang.

Dikatakan, saat lomba dirinya salah satunya memaparkan tentang kemampuannya dalam teknik pengendalian mesin listrik dengan program komputer. Kemampuan di bidang tersebut telah mendapat respon dan nilai cukup tinggi sehingga dapat meraih peringkat ke tiga."Saat itu saya memang harus dapat menunjukkan kemampuan sebaik mungkin dan akhirnya hasilnya juga cukup memuaskan," ucap Fajar.

Kepala SMK Negeri 1 Tonjong, Drs Samsudin menyambut baik atas prestasi anak buahnya ini. Dukungan untuk berprestasi selalu diberikan kepada siswa-siswanya dan juga para guru.

"Prestasi siswa itu bermula dari guru yang berprestasi, karenanya kami sangat mendukung dan mendorong para guru untuk berprestasi," katanya.

SMK Negeri Tonjong yang kini memiliki 997 siswa dengan 29 kelas atau rombongan belajar (rombel). Dari sejumlah siswa tersebut beberapa diantaranya ada yang berprestasi di tingkat kabupaten dan provinsi, bahkan dalam waktu dekat ini siswanya ada yang ikut olimpiadi ilmu pengetahuan.

"Untuk urusan prestasi kami harus upayakan sebaik mungkin agar pendidikan dapat terus maju berkembang," pungkas Samsudin.