![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, Drs. Atmo Tan Sidik, enggan untuk mengomentari terkait adanya isu Sekda yang meminta uang setoran sebesar Rp 5 juta setiap tiga bulan sekali kepada para pejabat SKPD, khususnya Kabag di lingkungan Setda setempat.
Bahkan, ketika ditanya mengenai isu bahwa Sekda mengadakan rapat tertutup bersama para Kabag yang diduga membahas persoalan uang setoran Rp 5 juta itu, Jumat 11 April 2014, juga enggan untuk menanggapinya.
"Kalau ngasih pertanyaan jangan yang sulit-sulit. Kalau bisa coba tanyakan langsung ke "A" (salah satu Kasubag di lingkungan Setda yang diduga menghimpun uang setoran)," katanya.
"Tadi saya juga gak mengikuti rapat. Tapi ada atau gak saya juga gak tau, karena tadi saya habis takziah," sambungnya.
Sementara Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE saat dikonfirmasi di kantornya mengaku tidak terkait persoalan yang diduga dilakukan oleh Sekda, yang diisukan minta uang setoran Rp 5 juta setiap tiga bulan ke Kabag Kabag di lingkungan Setda.
"Saya kira tidak ada itu. Kalaupun ada mungkin hanya isu saja," katanya.
Menurutnya, ia saat ini lagi berupaya bagaimana untuk membangun pemerintahannya yang di pimpin selama 1 tahun lebih, agar menunjukan perubahan kemajuan.