DPRD Sayangkan Kegiatan Khotmil Quran Dihapus
-Laporan Riyanto Jayeng
Jumat, 11/04/2014, 02:00:19 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - DPRD Kota Tegal sangat menyayangkan penghapusan kegiatan Khotmil Qur’an yang sudah rutin diagendakan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Tegal. Pasalnya, kegiatan yang melibatkan para Hafids dan Hafidzoh dari seluruh kelurahan di Kota Tegal itu, memiliki makna yang cukup mendalam bagi warga Kota Tegal, yaitu sebagai bagian dari ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat yang telah dilimpahkan selama satu tahun.

“Seharusnya kegiatan positif seperti Khotmil Qur’an itu tidak perlu dihapus. Karena kegiatan itu berkaitan erat dengan unsur keyakinan umat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami tidak menghalangi atau dikatakan campur tangan dalam menentukan agenda kegiatan, akan tetapi sebelum memutuskan penghapusan seharusnya panitia Hari Jadi dapat mengkaji lebih dahulu,” kata Ketua DPRD Kota Tegal, H Edy Suripno SH MH yang akrab disapa Uyip, Jumat 11 April 2014.

Uyip menyampaikan, kegiatan Khotmil Qur’an itu sudah dilaksanakan rutin setiap menjelang hari jadi Kota Tegal sejak pemerintahan Walikota Tegal, Adi Winarso. Lagi pula kegiatan itu sangat bernilai positif dibandingkan dengan kegiatan lain yang lebih bersifat hura-hura dan pesta pora. 

“Kami tidak habis berfikir, parameter apa yang digunakan Pemkot Tegal sehingga setega itu menghapus kegiatan Khotmil Qur’an?,” sesalnya.

Hal senada disampaikan anggota DPRD dari Fraksi PKS, Rofii Ali Ssi. Menurut Rofii, seharusnya kegiatan positif semacam Khotmil Qur’an itu dipertahankan, bahkan harus lebih digalakan tidak hanya saat peringatan hari jadi Kota.

“Jujur secara pribadi maupun sebagai anggota DPRD, saya sangat menyayangkan penghapusan agenda Khotmil Qur’an yang menghiasi nuansa sakral peringatan hari jadi Kota Tegal. Jika kegiatan positif semacam itu dihapuskan, lantas apa mau diganti dengan kegiatan lain yang lebih bersifat hura-hura ?,” tegas Rofii.