H-2 Pemilu, Para Caleg Mulai Gencar Bagi-Bagi Uang
-Laporan Takwo Heriyanto
Senin, 07/04/2014, 07:39:40 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Menjelang pencoblosan pada H-2 pemilu legislatif, para calon anggota legislatif (caleg) baik di daerah, provinsi maupun pusat dari sejumlah partai politik (parpol) mulai melakukan serangan fajar dengan membagi-bagikan uang kepada warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Serangan fajar tidak dilakukan secara langsung, namun melalui tangan-tangan tim sukses para caleg. Dana serangan fajar yang telah disiapkan para caleg bervariasi, berkisar antara Rp 50-Rp100 ribu untuk satu pemilik suara. Namun, ada juga caleg yang menjanjikan dana hari pencoblosan 9 April 2014, kepada para calon pemilihnya hanya sebesar Rp 25 ribu.

Seperti yang dituturkan oleh warga Kelurahan Brebes, Acong (40). Menurutnya, sejak masa kampanye pemilu berlangsung hingga berakhir, dirinya mengaku ditawari uang oleh sejumlah caleg hampir dari semua partai. Namun, uang tersebut tidak ia terimanya, karena baginya uang yang diberikan oleh caleg itu tidak ada artinya.

Bahkan, ia berani terang-terangan dengan menyebutkan bahwa uang dari pemberian caleg itu haram hukumnya untuk diterimanya. "Saat itu saya langsung menolaknya. Saya bilang langsung kalau uang itu haram hukumnya bagi saya untuk diterima," ujar Acong kepada PanturaNews.Com, Senin 7 April 2014.

Menurutnya, dari hasil pemantauannya di semua daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Brebes, hampir semua caleg dari semua parpol membagi-bagikan uang kepada warga agar nantinya bisa dipilih.

Hal senada disampaikan oleh Warga Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Bany (26). Menurutnya, memasuki hari tenang yang kedua ini, tidak sedikit caleg dari DPRD Kabupaten, Provinsi maupun DPR RI (pusat) yang melakukan serangan fajar.

"Tadi malam saja, caleg dari beberapa partai membagi-bagikan uang kepada warga desa saya dengan jumlah yang bervariasi antara Rp 25 - Rp 100 ribu," katanya.