Seknas Jokowi Gelar Simposium Skala Nasional
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews
Selasa, 11/03/2014, 03:59:39 WIB

PanturaNews (Tegal) - Untuk mendukung pengusungan Joko Widodo yang lebih akrab disapa Jokowi sebagai calon presiden RI 2014, sekaligus untuk mempersiapkan konsep pembangunan Indonesia ke depan, Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi dan Komunikasi Warga Indonesia (Seknas Jokowi) yang bermarkas di Jalan Brawijaya 35, Kebayoran, Jakarta Selatan, menggelar simposium nasional bertajuk “Jalan Kemandirian Bangsa” di Golden Ballroom, Hotel Sultan Jakarta, Selasa 11 Maret 2014.

Ketua panitia Simposium Nasional, Dr Hilmar Farid, mengatakan acara yang dimulai pukul 09.00 s/d 16.00 WIB itu, dihadiri oleh para pakar dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Antara lain, Universitas  Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas  Atmajaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Universitas Tarumanegara, Universitas Dharmawangsa  Sumut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Duta Wacana dan Universitas Kristen Indonesia.

“Ada 11 topik utama yang akan dibahas dalam agenda besar ini meliputi geopolitik Indonesia sebagai negara maritim, negara dan demokrasi, reforma agraria dan lingkungan hidup, infrastuktur, industri dan perdagangan, energi, pangan, pendidikan dan kebudayaan, kependudukan, riset dan teknologi, keuangan,” tutur Dr Hilmar Farid.

Sementara Ketua Presidium Seknas Jokowi, Muhammad Yamin menegaskan, bahwa agenda simposium nasional ini adalah tindak lanjut dari Academic Meeting yang digelar bersama para rektor perguruan tinggi beberapa waktu lalu di Yogyakarta, yang juga dihadiri Ketua MPR RI, Sidarta Danusubroto.

“Seknas Jokowi sungguh-sungguh melakukan kerja serius demi kepentingan bangsa dan negara ke depan,” tuturnya.

Yamin menambahkan, sejumlah nama para pakar yang menyumbangkan pemikirannya dalam gelaran Simposium Nasional itu antara lain, Prof. Sediono MP Tjondronegoro,  Dr Gunawan Wiradi, Prof Toeti Heraty,  Prof Wuryadi,  Prof. Hasyim Jalal, Prof Rohmin Dahuri, Prof Danang Parikesit, Prof HAR Tilaar, Prof Mayling Oei-Gardiner, Dr Maryatmo, Dr Bagas Pujilaksono dan lain-lain.