![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Pemilihan Umum Legislatif 09 April 2014 mendatang, sangat penting artinya karena akan menentukan nasib bangsa. Karenanya, masyarakat harus hati-hati dan teliti serta waspada dalam memilih calon anggota legeslarif (caleg)-nya. Pilih dengan hati nurani, bukan memilih wakil rakyat yang sekedar memberikan uang. Melihat caleg, harus dari programnya, bukan caleg yang bagi-bagi uang atau beras.
Demikian ditegaskan Caleg DPR RI Nomor Urut 3 PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah IX, Muhammad Yamin SH, saat konsolidasi dan Deklarasi Tim Penggerak Pemilih di gedung pertemuan Good Will Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu 09 Maret 2014 malam.
Deklarasi yang dihadiri sekurangnya 400 relawan TPS dari 21 desa se Kecamatan Ketanggungan, juga dihadiri Calon Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Nomor Urut 3 PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah IX, Drs. H. Kartomo, MM.
Menurut Muhammad Yamin, relawan yang nantinya menjadi saksi bertugas mensosialisasikan cara mencoblos kepada masyarakat, serta memberitahu TPS tempat mencoblos. Sebab tidak sedikit masyarakat yang tidak tahu di TPS mana dia terdaftar. Makanya relawan saksi dibekali daftar pemilih tetap (DPT), untuk mengingatkan masyarakat letak TPS-nya. Yang terpenting, relawan mengingatkan warga agar teliti memilih caleg.
Kepada semua warga yang hadir, Muhammad Yamin yang saat ini menjabat Staf Ahli Ketua MPR RI, mengingatkan untuk waspada terhadap politik uang yang dilakukan para caleg. Sebab, caleg yang melakukan politik uang dengan membeli suara, kelak ketika jadi tidak bakalan memikirkan nasib pemilihnya, tapi hanya memikirkan kepentingan pribadinya. Para relawan, selain nantinya bertugas menjadi saksi luar juga bertugas merekrut pendukung PDI Perjuangan untuk caleg DPR RI, Muhammad Yamin SH dan caleg Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Kartomo, MM.
Sementara Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ketanggungan, Soekarwo, mengatakan caleg yang blusukan ke tengah masyarakat sangat penting artinya. Artinya, semua mayarakat di Kecamatan Ketanggungan bisa langsung kenal dengan calegnya, dan caleg bisa langsung menyapa dan mendengar keluhan masyarakat.
“Sejauh ini menjelang Pemilu, hanya Pak Yamin yang mau blusukan datang, menyapa dan mendengar keluhan rakyat,” tandas Soekarwo.
Sebelumnya, deklarasi Penggerak pemilih Muhammad Yamin juga dilakukan di Kecamatan Dukuhturi. Pada pertemuan yang dilakukan di Desa Pandean, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, dihadiri sekitar dihadiri 200 relawan TPS. Untuk pembagian tugas relawan, langsung dipandu oleh Muhammad Yamin.