PSK Warung Remang-Remang Terinfeksi HIV/AIDS
-Laporan Zaenal Muttaqin
Rabu, 05/03/2014, 05:22:51 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Dua wanita PSK penghuni warung remang-remang di kawasan Ciregol, Desa Kutamendala, Kecamatan tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diindikasikan positif terinfeksi HIV/AIDS. Hal itu terungkap setelah dilakukan visit oleh Seksi Pencegahan Penyakit menular (P2M) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, baru-baru ini.

"Berdasarkan pengecekan Seksi P2M Dinkes Brebes, positif ada dua yang terinfeksi HIV/AIDS," ujar Kepala Puskesmas Kutamendala, Tonjong, dr Ida Rakhmawati saat acara Rembug Kesehatan Tingkat Kecamatan Tonjong, Rabu 05 Maret 2014 di aul kantor kecamatan setempat.

Menurutnya, pihaknya tidak tahu pasti berapa jumlah PSK yang selama ini mangkal di Ciregol yang semuanya adalah pendatang dari luar daerah. Biasanya mereka juga datang silih berganti sehingga sulit dipantau. "Kami tidak tahu pasti berapa jumlah penghuni yang ada di tempat itu," kata Ida.

Dikatakan, pihaknya hanya dapat mensosialisasikan kepada warga secara umum tentang pencegahan dari penyakit yang mengakibatkan hilangnya kekebalan tubuh dan biasanya berakhir dengan kematian ini, belum ada obatnya ini. Sosialiasai sangat penting agar penyakit itu tidak terus menyebar.

"Kami hanya sebatas memberikan sosialisasi sesuai kewenangan kami," kata Ida.

Warung remang-remang di kawasan Ciregol di pinggir jalan raya antara Tegal-Purwokerto itu, selama ini ditengarai menjadi tempat kemaksiatan. Warga Kecamatan Tonjong merasa resah dan beberapa kali meminta pihak berwenang untuk menertibkannya.

Permintaan penertiban kawasan ciregol dari aktivitas maksiat itu pernah disampaikan oleh tokoh masyarakat kepada Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo saat menggelar kegiatan Nyambung Paseduluran di Aula kantor Kecamatan setempat pada 21 November 2013 lalu.

"Kita semua tahu Ciregol itu tempat maksiyat dan sangat meresahkan warga, kami berharap ada tindakan dari aparat," kata Khoiron Satibi, tokoh ulama dari Desa Kutamendala.

Masyarakat Tonjong sudah lama terganggu dengan keberaadan warung remang-remang di Ciregol. Kawasan itu sudah dikenal sebagai tempat prostitusi dan juga tempat orang melakukan kemaksiyatan seperti minuman keras (miras) dan lainnya.

"Kebanyakan yang berada di tempat itu orang pendatang, tapi telah merusak dan meresahkan warga Kecamatan Tonjong ini," ujar Khoiron.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Tonjong, Maksudi yang hadir pada acara tersebut. Menurutnya, pihaknya telah berulang kali melakukan upaya mencgah Ciregol yang berbatasan dengan desanya sebagai tempat kemaksiyatan tapi selalu tidak ada hasilnya.

"Karenanya kami juga berharap ada tindakan dari pihak yang terkait untuk segera ambil tindakan," kata Maksudi.

Menanggapi permintaan dari masyarakat tersebut, Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo saat itu berjanji akan melakukan operasi rutin bersama Muspika Tonjong. Penanganan tempat-tempat kemaksiyatan seperti warung remang-remang merupakan kewajiban bersama.