Pemkot Tegal Diminta Verifikasi Data Gakin
JAY-Riyanto Jayeng
Senin, 08/03/2010, 15:10:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Pemkot Tegal, Jawa Tengah diminta untuk segera melakukan verifikasi data Keluarga Miskin (Gakin),  sebab dinilai masih banyak gakin yang belum tercatat dan terdata dalam jumlah gakin Kota Tegal.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Hendria Priatmana SE, Senin 08 Maret 2010, sehubungan dengan besarnya dana untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi gakin sebesar Rp 5,09 milyar yang diambilkan dari APBD Kota Tegal 2010.

“Mengingat besarnya dana untuk mendukung program Jamkesda, kami minta kepada Pemkot agar segera melakukan verifikasi data keluarga miskin, sehingga dana yang tersalurkan benar-benar tepat sasaran,” ujar Hendria.

Lebih jauh dikatakan, pada tahun 2009, ketika masih menggunaka istilah dana pendampingan, APBD Kota Tegal 2009 menganggarkan dana pendampingan biaya kesehatan untuk kelurga miskin sebesar Rp 3 Milyar yang dialokasikan untuk 7002 warga yang hanya membuktikan kemiskinannya dengan surat keterangan tidak mampu (SKTM) di RSU Kardinah, Tegal.

“Namun seiring perjalanan hingga tahun 2010, ternyata pemerintah masih nunggka pembayaran ke RSU Kardinah sebesar Rp 1,3 miliar. Dengan asumsi itu maka pada tahun 2010 setelah program berganti menjadi Jamkesda, kami menganggarkan Rp 5 miliar lebih untuk menangani kesehatan bagi keluarga miskin,” tuturnya.

Sementara untuk lebih menvalidkan data keluarga miskin, pihaknya akan berkoordinasi dengan komisi lain guna ditemukan angka pasti jumlah keluarga miskin yang menjadi tanggung jawab dari pemerintah untuk penanganan kesehatannya.

“Untuk penangan kesehatan yang dibidangi oleh Dinas Kesehatan, berada langsung dibawah pengawasan komisi II, pendataan yang menjadi kewenangan Bapermas KB, berada dibawah pengawasan Komisi III. Sedangkan untuk bidang pencairan keuangan dalam hal ini DPPKAD, berada dibawah pengawasan komisi I. Untuk itu dalam waktu dekat kami akan upayakan koordinasi lintas komisi guna mempercepat penyelesaian soal Jamkesda,” tandasnya.