LSM Demo Desak DPRD Bentuk Pansus Kasus Foto Mesum
AZ-Agus Zahid
Jumat, 05/03/2010, 18:54:00 WIB

Para aktifis LSM melakukan aksi dengan membentangkan spanduk yang intinya DPRD harus bentuk pansus, di depan Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan usai memantau Rakor DPRD dengan Polres Pekalongan, Jumat sore. (FT: Agus Zahid)

Panturanews (Kajen) - Ketua LSM FMPB, Mustofa Amin bertekad akan mengawal kasus foto mesum yang diduga mirip Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, agar secepatnya masuk ke ranah hukum. Dia akan mendesak DPRD Kabupaten Pekalongan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut kasus foto tersebut karena mencemari nama baik Kota Santri.

“Kami akan kawal sampai tuntas, DPRD akan kita tuntut membentuk Pansus. Kalau tidak kami akan demo setiap minggu,” ujar Mustofa dalam aksinya usai memantau Rapat Kordinasi DPRD Kabupaten Pekalongan dengan Polres Pekalongan, Jumat 05 Maret 2010 sore.

DPRD diminta jangan berdiam diri dan tidak perduli terhadap kasus yang sedang dialami Kota Santri, yakni soal pencemaran nama baik. Kasus itu jauh lebih berbahaya dibanding kasus lainnya, karena menyangkut kerugian moral warga Kabupaten Pekalongan. “DPRD kami minta jangan diam dan tak mau tahu tentang kasus ini,” lanjut Mustofa.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H Muhtar MM atas nama Pimpinan DPRD menyatakan, pihaknya akan langsung rapat pimpinan terkait tuntutan beberapa pihak untuk membentuk Pansus guna menangani kasus tersebut. Hal itu dimungkinkan dapat dilaksanakan jika dikehendaki minimal 7 orang dari masing-masing fraksi di DPRD.

“Kita langsung akan rapat pimpinan, mengenai pembentukan Pansus mungkin saja, kalau dikehendaki anggota dewan paling tidak 7 orang, kalau masing-masing fraksi 2 orang saja, kemungkinan Pansus itu bisa dilaksanakan,” terang Muhtar.