![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kota Tegal menutup Jalur Pantura. Pasalnya, saat melakukan aksi damai di depan Mapolresta Tegal, mereka diusir aparat menggunakan anjing pelacak, Jumat 05 Maret 2010.
Demo yang berlangsung sekitar 1 jam, mulai pukul 10.00-11.00 WIB, mendapat perhatian masyarakat. Karena arus jalur Pantura yang semula lengang mendadak padat merayap. Petugas terpaksa membubarkan massa menggunakan anjing, karena mereka sempat duduk di jalur Pantura tepatnya di jembatan Jalan Yos Sudarso. Meski hanya berlangsung sekitar 3 menit, namun arus kendaraan sempat tersendat
Koordinator lapangan, Adi Purwanto dalam orasinya menuntut segala bentuk premanisme yang dilakukan aparat kepolisian dalam menghalau aksi unjuk rasa. Polri harus menjadi mitra masyarakat yang dapat mengayomi aspirasi masyarakat secara baik. Mmenunjukan kedewasaan dalam menangani berbagai permasalahan. Minta maaf kepada HMI cabang Makasar, karena telah melakukan tindakan represif. Dan mengusut tuntas pelaku perusakan dan penyerangan aparat kepolisian terhadap secretariat HMI cabang Makasar.
“Bapak polisi kami ini bukan binatang, mengapa kami diusir dengan anjing,” kata Didi Kusaeri Ketua umum HMI cabang Kota Tegal.
Massa tidak bersedia bubar karena hanya ditemui oleh Wakapolresta Tegal Kompol Basuki SPd. Pasalnya Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni sedang menerima tamu anggota DPRD setempat, yang sedang membesuk salah satu rekannya, karena tersangkut kasus narkoba.
Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni kepada pengunjuk rasa mengatakan siap menampung aspirasi masyarakat. Serta memohon maaf jika anggotanya melakukan hal yang tidak sopan dan kurang berkenan. “Kami siap menampung aspirasi kalian dan kami juga mohon maaf jika ada sikap anggota yang berkenan,” kata Ahmad Husni.
Ahmad Husni minta kepada pengunjuk rasa untuk duduk bersama jika ada persoalan, untuk menciptakan iklim yang kondusif di Kota Tegal. “Anda lihat sendiri Kota Tegal sudah kondusif, kota ini kota kalian sendiri, masa akan kalian kotori sendiri,” pesan Ahmad Husni.