Jangan Memilih Calon Pemimpin yang Tak Jujur
-Laporan Riyanto Jayeng
Kamis, 26/12/2013, 10:41:49 WIB

Para relawan saat mendapat pelatihan di Posko Muhammad Yamin di Bajaranyar (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Rakyat diimbau untuk tidak asal memilih dalam menentukan calon wakil rakyat pada Pemilu Legislatif, yang akan digelar pada Rabu 9 April 2014 mendatang. Karena pada hakikatnya, jika salah pilih figure dalam Pemilu, sama artinya dengan ikut berperan serta menghancurkan negara. Pilihlah calon wakil rakyat yang kualifite, berdedikasi tinggi, beragama dan yang paling utama adalah jujur.

Hal itu disampaikan, salah satu calon Anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan untuk Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX (Kabupaten Tegal - Kabupaten Brebes - Kota Tegal), saat memberi pembekalan kepada sejumlah relawannya di Posko Mohammad Yamin, di Banjaranyar, Balapulang, Kabupaten Tegal, Rabu 25 desember 2013.

“Memilih calon anggota DPR atau calon wakil rakyat itu, sama saja memilih calon pemimpin bangsa. Maka perlu ketelitian, kecermatan dan kejelian, jangan sampai asal pilih begitu saja. Jangan sampai seperti membeli kucing dalam karung. Pokoknya, jangan pilih calon pemimpin yang tidak jujur atau yang punya track record jelek. Kejujuran adalah modal utama dalam setiap sendi kehidupan,” kata Mohammad Yamin yang saat ini menjabat Staf Ahli Ketua MPR RI.

Lebih jauh Mohammad Yamin menjelaskan, menjadi anggota DPR maupun DPRD hakekatnya adalah sebuah pengabdian. Artinya, pengabdian kepada kedaulatan rakyat. Sebab di dalam konsep NKRI itu sejatinya yang berdaulat penuh atas roda pemerintahan adalah rakyat. “Makanya, biar tidak mudah dibohongi, rakyat harus cerdas dan melek terhadap politik,” ujarnya.

Mohammad Yamin menambahkan, pemilih jujur adalah pemilih yang memilih berdasarkan hati nurani, dan tidak mudah terkontaminasi oleh bujuk rayu dengan menggunakan iming-iming materi maupun sejumlah uang dari pihak lain.

“Jika menuntut calon pemimpin harus jujur, maka rakyat yang menjadi pemilih juga harus menjadi pemilih jujur, tidak mudah goyah konsistensinya hanya lantaran sejumlah uang,” tegasnya.