Natal, PMI Perbanyak Stok Air Minum di Leyte
-Laporan SL Gaharu
Rabu, 25/12/2013, 02:00:24 WIB

Petugas PMI melakukan pengisian water blader yang berada di Barangay Malaguicay, Leyte (Foto Nashir)

PanturaNews (Leyte) - Kondisi warga korban bencana Topan Haiyan di Pulau Leyte, Filipina, mulai banyak melakukan aktifitas harian meski belum sepenuhnya normal. Menjelang Natal yang merupakan hari libur nasional di Filipina, warga bersiap untuk merayakannya dan tentunya membutuhkan air siap minum.

Koordinator Pelayanan PMI, Taufik Jeremias mengungkapkan Tim Watsan (water & sanitasi) PMI mengantisipasi kebutuhan air pada saat menjelang perayaan Natal 2013.

”Beberapa tim produksi air dari lembaga lain, sementara ini menghentikan produksi air minumnya, karena relawannya akan merayakan natal. Sehingga Tim PMI melakukan koordinasi dengan PRC (Philippines Red Cross) untuk bisa mengantisipasi hal itu,” terangnya Rabu 24 Desember 2013 di Water Station Tabontabon, Leyte.

Kebutuhan air minum warga disuplay melalui beberapa puluh water blader yang berada di wilayah Tacloban, Palo, Tanawan, Dagami, dan Tabontabon. “Air yang diproduksi merupakan air siap minum untuk warga disini. Watsan akan melakukan produksi air hingga awal Januari mendatang,” tandasnya.

Truk tangki air milik PRC yang memiliki kapasitas 12.000 liter, setiap hari mengambil air dari water station yang dikelola PMI untuk didistribusikan ke wilayah Tacloban dan sekitarnya. “Setiap hari kami dapat mencukupi air bersih setidaknya 16 water blader,” imbuh Taufik.

Sementara itu Tim Medis PMI yang masih melakukan medical mobile kepada warga di beberapa barangay. Cuaca yang selalu hujan dan angin mengakibatkan banyak warga mengalami masalah kesehatan seperti gatal dan saluran pernafasan.

Kapten Barangay Se wilayah Tabontabon, Hon Pastor B Tinaya, mengatakan bahwa warga sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dan juga air minum. “Tim PMI sangat membantu warga kami di Provinsi Leyte dalam pelayanan kesehatan dan penyediaan air minum. Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan pelayanannya,” ujarnya saat mendampingi tim medis di Barangay Jabong, Tabontabon, Leyte, Filipina. (Kiriman M. Nashir Jamaludin – PMI Jawa Tengah)