![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sebuah kapal nelayan karam setelah diterjang ombak di perairan Kalimantan Tengah. Dalam peristiwa ini, seorang anak buah kapal (ABK) sudah ditemukan, namun 19 korban masih hilang. Keluarga korban di Brebes, Jawa Tengah, kini cemas karena anggota keluarganya belum ditemukan.
Empat dari 19 ABK yang hilang di perairan sekitar 20 mil dari Kalimantan Tengah, ialah warga Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes. Masing-masing adalah Maskuri, Nurkholik, Sumardi dan Mohamad Ruri.
Salah seorang keluarga korban Maskuri, Tohirin,mengatakan, hingga kini masih cemas dengan keadaan anggota keluarganya. Keluarga korban dengan sabar menanti kabar tentang kejelasan nasib Maskuri dengan selalu menelpon juragan (bos) kapal.
Menurut dia, Maskuri dan ABK kapal berangkat melaut pada Sabtu 14 Desember 2013 lalu, untuk mencari ikan dan rencananya akan pulang setelah 50 hari. “Namun, belum sempat pulang, Maskuri dikabarkan telah hilang di perairan laut Kalimantan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin 23 Desember 2013.
Keluarga Masruri mendapatkan kabar musibah tersebut, kata dia, dari juragan kapal yang memberitahu. “Kapal pencari ikan kandas setelah diterjang ombak setinggi 4-5 meter Sabtu pekan lalu waktu dini hari,” terangnya.