![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, menganggarkan belanja dan barang pada tahun 2014 mendatang sebesar Rp 403.037.610.000, atau terdapat kenaikan belanja sebesar Rp 91.602.242.000,- dari anggaran tahun 2013 sebesar Rp 311.435.368.000,-.
Hal tersebut dikarenakan terkait dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2012, adanya pengalihan belanja yang semula dianggarkan pada belanja modal.
Karena itu, pada tahun 2014 mendatang dianggarkan pada belanja barang dan jasa yang akan diserahkan kepada pihak ketiga/masyarakat seperti, belanja gedung, jalan, jaringan dan instalasi serta belanja sarana prasarana olahraga yang bukan merupakan aset pemerintah daerah yang nilainya kurang lebih sekitar Rp 124.799.880.000,-.
Hal itu diungkapkan Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE melalui Wakil Bupati, Narjo dalam paripurna DPRD perihal Jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Brebes terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Brebes tentang APBD Kabupaten Brebes tahun anggaran 2014, di ruang sidang komisi III DPRD setempat, Kamis 21 November 2013.
Kemudian, kata Narjo, terdapat pengalihan belanja untuk pemberian jasa narasumber/tenaga ahli dan penggaran uang dalam rangka pemberian hadiah yang semula dianggarkan pada belanja pegawai, sedangkan untuk tahun anggaran 2014 sesuai dengan Permendagri nomor 27 tahun 2013 tentang pedoman penyusunan APBD dianggarkan pada belanja barang dan jasa.
Lebih lanjut Narjo mengatakan, anggaran belanja modal pada tahun anggaran 2014 direncanakan sebesar Rp 218.426.970.000,- atau naik sebesar 11,55% dari total belanja daerah. Sehingga terjadi penurunan anggaran sebesar Rp 219.233.677.000,- dari anggaran tahun 2013 sebesar Rp 437.660.647.000,-.
"Penurunan ini diakibatkan belum dianggarkannya bantuan gubernur melalui APBD Provinsi Jawa Tengah yang pada tahun 2013 sebesar Rp 52.945.000.000,- untuk sarana prasarana dan besarnya alokasi belanja untuk infastruktur perdesaan yang dianggarkan pada belanja barang dan jasa," tandasnya.