Merapi Keluarkan Asap Tebal dan Abu Vulkanik
-Laporan SL Gaharu
Senin, 18/11/2013, 05:40:50 WIB

Gunung Merapi mengeluarkan asap tebal pada18 November 2013 pukul 05.10 (Foto: Nashir)

PanturaNews (Boyolali) - Hembusan dari Gunung Merapi yang mengeluarkan asap tebal disertai abu vulkanik hingga ketinggian 2.000 meter, terjadi pada Senin 18 November 2013 sekitar pukul 04.50-06.00 WIB. Embusan angina itu disertai suara gemuruh.

"Letusan ini dipicu oleh gempa tektonik lokal di bawah tubuh Gunung Merapi. Sebelumnya tidak ada peningkatan aktivitas Gunung Merapi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho lewat pesan BBM kepada PMI Jawa Tengah, Senin 18 November 2013.

Informasi dari Posko PMI Kabupaten Boyolali, tim relawan PMI telah berada di lokasi untuk melakukan antisipasi bersama warga dan pihak berwenang. “Tim relawan telah meluncur ke lokasi dengan membawa masker untuk dibagikan kepada warga di wilayah Kecamatan Cepogo dan Musuk,” jelas Kepala Markas PMI Boyololali, Jumadi Santoso.

Masker di bagikan di desa Wonodoyo, Gedangan, Cluntang dan Sangub. Hingga saat ini, dilaporkan kondisi masih aman dan warga masih berada di lokasi aman. 30 orang relawan PMI tetap siaga mengantisipasi kemungkinan yang terjadi dilapangan.

Sementara itu di wilayah Kabupaten Magelang, berdasarkan laporan BPBD, warga di Desa Glagaharjo yaitu Dusun Kalitengah Lor, Kaltengah Kidul dan Srunen sekitar 600 KK sudah berada di titik kumpul di masing-masing dusun. Kelompok rentan ditempatkan di Balai Desa Glagaharjo (balita 15 jiwa, lansia 26 jiwa, ibu hamil 8 jiwa, dan disfabel 1 jiwa).

Di Klaten, kondisi masyarakat di wilayah Merapi (KRB 3) Desa Balerante, Sidorejo, Tegalmulyo, Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, kondusif dan masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing. Di Kecamatan Selo, Boyolali warga berkumpul di titik pengungsian. (Kiriman M. Nashir Jamaludin – PMI Jawa Tengah)