Nyelonong, Grand Vitara Dihantam Argo Anggrek
REST-Laporan SL Gaharu & Riyanto Jayeng
Rabu, 13/11/2013, 04:41:36 WIB

Mobil Suzuki Grand Vitara G 380 YY yang ditabrak KA teronggok di samping rel (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Mobil Suzuki Grand Vitara G 380 YY ditabrak Kereta Api (KA) Argo Anggrek jurusan Surabaya - Jakarta, di perlintasan tanpa palang pintu Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (Poltran) Jalan Semeru Kota Tegal, Jawa Tengah, sekitar 50 meter selatan Stasiun KA Tegal, Rabu 13 November 2013 pukul 14.15 WIB.

Keterangan yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, mobil yang di kemudian Kojali (47) datang dari arah selatan akan masuk ke Poltran. Saat mobil masuk lintasan KA, dari arah stasiun dating KA Argo Anggrek dengan kecepatan tinggi. KA yang tidak berhenti di stasiun itu langsung menghantam bagian depan mobil. Sopir mobil terlempar dan namun hanya mengalami luka lecet dan memar di kening.

Menurut keterangan Kojali, warga Mejasem Barat RT: 7 RW: 14 Nomor 638 Desa Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal yang berprofesi sebagai Notaris/PPAT itu, saat mobilnya sudah masuk ke lintasan KA, dia memang melihat ada KA yang datang. Namun karena KA sudah dekat, dia tidak sempat memundurkan mobil. Seketika itu mobilnya dihantam, dan dia terlempar keluar. Beruntung Kojali hanya mengalami lecet dan memar.

“Begitu melihat ada kereta api, secara reflek tangan kanan saya membuka pintu, dan tangan kiri pegang kopling mau oper gigi mundur. Tapi tiba-tiba kereta api sudah nabrak bagian depan mobil, dan saya terlempar keluar,” tutur Kojali yang diamankan di Pos Penjagaan Poltran.

Petugas dari Lantas Polres Tegal Kota yang datang ke lokasi kejadian, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, serta akan mengavakuasi mobil yang ringsek pada bagian depan.

“Kami akan mengavakuasi mobil dulu supaya tidak menjadi tontonan. Selanjutnya pengemudi akan kami mintai keterangan,” kata salah satu petugas.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berusaha mengavakuasi mobil. Sementara Kojali masih dimintai keterangan oleh petugas PT KAI di Pos Jaga Poltran.