![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Akibat sepeda motor (SPM) yang dikendarai terperosok lubang sedalam 20 Cm, Syamsul Arifin (43) warga Jalan Pekalangan Tengah Gang Lina Karya, No 30 RT 02 RW5 Kota Cirebon terpental di Jalur Pantura Brebes tepatnya di sebelah timur RM Mbok Berek, Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu 27 Pebruari 2010 pukul 20.30 WIB. Akibat kecelakaan itu, ia mengalami luka-luka dan harus dirawat di ruang IGD RS Bhakti Asih Brebes.
Menurut saksi mata, Faridh (45) kejadian itu bermula pengendara SPM Jupiter E 2009 AW melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi. Tanpa disadari, di jalan raya itu tepatnya di sebelah timur RM Mbok Berek ada lubang yang cukup besar. Pengendara sepeda motor langsung terpental hingga sekitar 20 meter. Beruntung, ia tidak tergilas truk dibelakangnya yang bermuatan gas elpiji milik PT. Peramata Sejahtera G 1520 KG yang dikemudikan Iwan (40).
"Untungnya truk bermuatan gas elpiji langsung rem mendadak, padahal jaraknya tinggal 50 CM dari tubuh pegendara sepeda motor itu,” ungkap Faridh saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Sementara menurut sopir truk, Iwan, pengendara Jupiter jatuh karena terperosok lubang besar, lantas ia langsung rem mendadak. Ia membantah jika truknya menyerempet sebelum pengendara sepeda motor itu jatuh.
Hal itu dibenarkan oleh Abdul Rohman adik Samsul Arifin, menurutnya kakaknya itu jatuh karena terperosok lubang di depannya. Karena tidak bisa mengendalikan strirnya akibatnya sepeda motornya goyang ke kiri kemudian jatuh dan ia terpental hingga 20 meter. "Saya mengetahui itu, karena sepeda motor saya dibelakang kakak," tuturnya. Menurutnya, ia bersama kakaknya dari Cirebon menuju Madura. Namun baru sampai Brebes mengalami kecelakaan. Karena lukanya cukup serius, Syamsul Arifin terpaksa dirawat di ruang IGD RS Bhakti Asih Brebes. Tak lama kemudian, petugas Satlantas Polres Brebes datung untuk mengidentifikasi kecelakaan tersebut.