Siswa Jangan Percaya Isu Bocoran Jawaban UN
-Laporan Takwo Heriyanto
Minggu, 14/04/2013, 08:23:41 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Siswa-siswi SMA dan yang sederajat di seluruh Indonesia, termasuk akan mengikuti Ujian Nasional (UN) pada Senin 15 April 2013. Pelaksanaan UN di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, termasuk distribusi soal UN yang sudah tiba pada Sabtu 13 April 2013, kini sedang dalam pengawasan dari Dinas Pendidikan, Perguruan Tinggi, dan Kepolisian.

“Saya himbau kepada adik-adik, kalau ada bocoran jawaban nggak usah dipercaya. Itu hanya mengurangi konsentrasi untuk menghadapi UN,” ujar Ketua Panitia Pelaksana UN Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Drs. Dedi Priyono kepada PanturaNews.Com, Minggu 14 April 2013.

Dedi berpesan kepada para siswa peserta UN agar belajar yang baik dan berdoa. “Tidak usah meladeni atau percaya isu bocoran jawaban,” kata Dedi yang juga Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes.

Kepada tiap kepala sekolah, lanjut Dedi, untuk tidak melarang siswa yang bermasalah ikut UN yang akan digelar hingga Kamis 18 April 2013 mendatang.

"Untuk UN tahun 2013 ini, ada salah satu siswa dari sekolah SMA swasta yang bermasalah dengan hukum karena terlibat perkelahian. Namun, pihak sekolah tidak boleh melarang siswa tersebut untuk ikut UN," terang Dedi.

Sebab, kata dia, setiap anak berhak memperoleh hak pendidikan. "Boleh, itu kan hak anak. Anak itu haknya harus bisa sekolah, agar bisa ujian. Termasuk terkait kasus amoral tetap bisa ikut ujian," tegas Dedi.

Dia pun sudah memperingati tiap kepala sekolah untuk tidak menahan ijazah, jika belum membayar uang sekolah.

"Hak akademik harus dipenuhi. Jangan sampai nilai akademis sama moral dikaitkan. Kepala sekolah enggak boleh melarang. Belum lunas pun, dilarang tahan ijazah," paparnya.