![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kota Tegal, Jawa Tengah, Eko Kusnomo, kaget membaca pernyataan Ketua DPC Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Kota Tegal yang dilansir media on line terkait proses pencalegan kader PKBIB yang digiring ke parpol lain selain PD. Eko menilai, sikap dan tindakan itu melenceng dari himbauan Ketua Umum PKBIB, Yenni Wahid yang menyarankan agar caleg PKBIB berfusi ke PD.
“Terus terang kami kaget setelah membaca berita mengenai pernyataan Ketua PKBIB Kota Tegal yang tidak menggiring para calegnya ke PD, tapi justru ke parpol lain. Padahal di kepengurusan PKBIB pusat, telah menyarankan agar seluruh bacaleg PKBIB melebur ke PD. Saran itupun telah dilakukan oleh kepengurusan PKBIB di semua daerah, hanya di Kota Tegal saja yang tidak melakukannya,” kata Eko.
Menurut Eko, terkait hal itu pihaknya akan menyampaikan seluruh perkembangan pencalegan ke pusat. Terlebih lagi dengan tidak bergabungnya bacaleg PKBIB ke PD. “Hal ini perlu kami laporkan ke pusat agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sebab selama ini kami sudah berulangkali menghubungi Ketua PKBIB Kota Tegal untuk segera menindaklanjuti himbauan dari Yenni Wahid,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPC PKBIB Kota Tegal, Supriyanto SPd menegaskan, bahwa untuk menghadapi pemilu 2014 mendatang, pihaknya telah menghimbau kepada seluruh kader PKBIB untuk fokus ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bahkan seluruh bacaleg PKBIB yang sudah terdaftar seluruhnya dialihkan ke PPP.
“Himbauan ketua umum PKBIB agar semua kader PKBIB berfusi ke PD datang terlambat, karena kami di Kota Tegal sudah menjalin kesepakatan dengan PPP. Bacaleg kami sudah dialihkan ke PPP, pimpinan PKBIB tingkat Kecamatan yang terdiri dari 4 pengurus tingkat kecamatan juga sudah terdaftar menjadi bacaleg di PPP, termasuk saya sendiri,” kata Supriyanto.