![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) Pusat, bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana dan Permberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar penyuluhan dan pelatihan olah pangan sumber daya lokal bagi kelompok usaha perempuan Desa Ketanggungan, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes di gedung aula Majelis Ta'lim Ahmad Badlowi Fatayat NU Kecamata Ketaggungan.
Ketua Umum KPMDB Pusat, Mohammad Asy'ari dalam sambutannya mengatakan, bahwa perempuan mempunyai potensi yang sama dengan laki-laki dan harus ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan ini, harus ditinjaklanjutin untuk pengembangan perekonomian masyarakat desa.
"Khususnya kaum ibu-ibu dan harus ada pendampingan secara intensif pasca pelatihan tersebut agar dapat terkontrol pengembangan ekonominya," ujar Asy'ari dalam sambutannya tersebut, Rabu 10 April 2013.
Sementara, perwakilan dari BKBPP Kabupaten Brebes, Dra. Farikhah mengatakan bahwa kesetaraan peran gender itu harus dikenalkan kepada masyarakat agar tidak tumpang tindih perbedaan antara gender dan sex. Gender adalah konstruksi sosial masyarakat terhadap jenis kelamin, dan jenis kelamin adalah kodrat pasti seorang yang melekat.
"Untuk itu, BKBPP memberikan suport kepada KPMDB Pusat untuk terus berkembang menjadi lembaga yang bermanfaat untuk masyarakat umum khususnya Brebes," terang Farikha.
Adapun, pelatihan pengolahan inovasi pangan ini dilaksanakan dua hari, Hari Rabu sampai Kamis 10-11 April 2013. Hari pertama diisi berbagai penyuluhan dari BKBPP Kecamatan Ketanggungan tentang pentingnya KB dalam berumah tangga. Disperindag Kabupaten Brebes tentang strategi marketing dan pengemasan. Dan terakhir penyampaian keadilan dan kesetaraan gender dalam keluarga.
Hari kedua kegiatannya adalah pelatihan olah pangan berbahan Jagung. KPMDB Pusat membuat inovasi produk berbahan jagung menjadi susu jagung, emping jagung, beras jagung, dan bakwan jagung.