Soal Plesiran ke Pulau Seribu, Pemkab Minta Maaf
-Laporan Takwo Heriyanto
Selasa, 09/04/2013, 06:20:04 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Kegiatan kunjungan menghadiri pagelaran seni dan budaya di Anjungan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, kalau tidak menyertakan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta para camat dan pejabat yang jumlahnya sekitar 135 orang akan menjadi kurang rame.

"Kegiatan di Anjungan TMII sebenarnya tidak ada masalah, karena agenda tahunan. Kalau di Pulau Seribu itu sebetulnya hanya ngiras ngirus saja, sekalian jalan-jalan mumpung ada undangan di TMII Jakarta. Teman-teman ingin melihat Pulau Seribu itu seperti apa. Sebetulnya hanya itu," ujar Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE melalui Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), Ir Amin Budi Raharjo, Selasa 09 April 2013.

Namun demikian, jika kegiatan tersebut bagi masyarakat Kabupaten Brebes kurang berkenan, pihakya atas nama Pemkab Brebes meminta maaf yang sebesar-besarnya. "Kalau kejadian ini bagi masyarakat kurang berkenan, kami atas nama institusi meminta maaf sebesar-besarnya," ungkap Amin.

Menurut Amin, kegiatan di TMII juga tidak hanya sebatas menghadiri pentas seni dan budaya asal Brebes, tetapi setelah itu dilanjutkan dengan pertemuan bersama masyarakat Brebes yang ada di Jakarta. Di antaranya dengan Majelis Silaturhami Warga Brebes (Masigab), dan Pengurus Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes. Kegiatan itu dilaksanakan langsung di Anjungan Jateng TMII dan berlangsung akrab.

"Inti dari pageralaran seni di TMII ini, adalah upaya kami untuk mempromosikan kesenian dan budaya daerah, dan itu sudah menjadi agenda tahunan kami," terangnya.

Dia menambahkan, khusus untuk kegiatan pegelaran seni dan budaya di TMII itu, anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 50 juta. Hal itu mengingat rombongan kesenian yang dibawa ke Jakarta cukup banyak, dan itu di luar para kepala SKPD maupun camat.

"Jumlahnya mencapai 100 orang yang meliputi 60 orang tim kesenian, dan sisanya adalah pendamping," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, DPRD Brebes, mengkritiki adanya kegiatan plesiran Bupati Brebes bersama sekitar 135 pejabat Pemkab Brebes ke Pulau Seribu, dengan dalih menghadiri undangan pentas seni dan budaya di Ajungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu 07 April 2013.

Wakil Ketua DPRD Brebes, Agus Sutrisno mengatakan, jika kegiatan yang dilaksanakan di luar daerah terkait kesenian dan budaya, yang hadir mestinya cukup dinas bersangkutan. Namun, bila melihat kenyataan di lapangan sampai seratus lebih pejabat yang hadir, dari sisi anggaran jelas tidak efektif.

"Kalau kegiatan itu menyangkut kesenian dan budaya, mestinya hanya cukup instansi terkait, seperti Dinas Pariwisata dan dinas terkait lainnya. Jangan malah dilaksanakan secara berbondong-bondong seperti bedol desa," kritik Agus Sutrisno usai Rapat Paripurna DPRD Brebes, Senin 08 April 2013.