Penanganan Jalan Rusak Lambat, Picu Kecelakaan
-Laporan Takwo Heriyanto
Jumat, 05/04/2013, 11:06:09 WIB

Kemacetan jalur pantura Brebes karena dipicu banyaknya jalan rusak (Foto: Dok)

PanturaNews (Brebes) - Kerusakan jalan di sepanjang jalur pantura Brebes, Jawa Tengah mulai dari Losari hingga Kaligangsa Wetan, nampaknya sudah menjadi keprihatinan mendalam bagi masyarakat luas, khususnya pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi tersebut.

Sebab, hal itu menyebabkan volume kendaraan baik kendaraan roda dua, roda empat, ataupun truk bertambah padat dan kemacetanpun tak terhindarkan.

"Kerusakan jalan di sepanjang pantura Brebes ini sudah sering dikeluhkan. Tak terkecuali dengan kerusakan jembatan sungai Pemali Brebes yang terus amblas, hingga diberitakan berkali-kali. Sepatutnya para pejabat di daerah, provinsi maupun pusat cepat tanggap,” ujar Hermanto (47), tokoh masyarakat Brebes kepada PanturaNews.Com, Jumat 05 April 2013.

“Menjadi preseden buruk, jika menyangkut kepentingan masyarakat luas dan menyangkut fasilitas umum, penangannya lambat. Kinerja mereka selama ini apa?," imbuh Hermanto.

Menurutnya, pemerintah harus bertindak cepat dalam mengatasi kondisi seperti ini agar tidak menambah daftar jumlah korban kecelakaan lalu lintas.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Brebes AKP Wahyudi SB SIK saat dikonfirmasi terkait kondisi kerusakan jalan pantura Brebes sudah berulangkali mengirimkan surat ke intansi terkait, tetapi penanganannya dirasakan lamban.

"Kami terus mendesak agar segera diperbaiki karena dengan pertimbangan aspek keselamatan pengguna jalan," ungkapnya.

Dia menerangkan, kerusakan jalan pantura yang terjadi itu salah satu penyebab utamanya adalah banyaknya kendaraan barang yang melebihi tonase. Karena itu, pihaknya juga meminta fungsi jembatan timbang lebih dimaksimalkan. Artinya, ketika ditemukan kendaraan yang bertonase lebih aturan harus ditegakkan.

"Kami mohon semua instansi terkait juga berperan aktif. Jangan sampai aspek keselamatan diabaikan," pintanya.

Melihat kondisi jalan pantura yang saat ini hampir seluruhnya rusak, lanjutnya, para pengemudi dihimbau lebih waspada. Ketika melintas jalur pantura lebih mengutamakan keselamatan. Pihaknya juga telah memberikan rambu-rambu peringatan terkait kondisi jalan yang rusak tersebut.