![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kepala Sub Direktorat Penanggulangan Pencemaran Kemeterian Perikanan dan Kelautan, Adi Rustandi mengatakan, wilayah pesisir selama ini menjadi tumpuan bagi semua limbah. Sebab, semua aktivitas di hulu dan di daerah pantai mempengaruhi ekosistem wilayah pesisir, salah satunya adalah sampah.
"Sehingga, persoalan sampai di wilayah pesisir perlu segera ditangani," ujar Adi Rustandi disela-sela pencanangan gerakan bersih pantai yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Brebes, di Pantai Randusanga Indah (Parin) Brebes, Jumat 05 April 2013.
Untuk itu, kata Adi, pemerintah mencanangkan gerakan bersih pantai. Gerakan itu merupakan satu kegiatan yang berusaha untuk menarik perhatian publik, terkait pentingnya penanggulangan limbah sampah di pesisir.
"Dari kajian Kementerian Lingkungan Hidup, produksi sampah di Indonesia saat ini mencapai 625 juta meter kubik per hari. Dari jumlah itu sebagian besar mengalir ke pantai. Karenanya, perlu bersama-sama ditangani. Jika ini tidak bisa ditanggulangi implikasi banyak, seperti menimbulkan penyakit," terangnya.
Sementara dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti, SE dan Wakil Bupati Brebes, Narjo serta para pejabat di lingkungan Pemkab Brebes bersama ratusan warga melakukan aksi bersih-bersih Parin. Acara diawali dengan senam bersama dan penanaman pohon penghijauan di kawasan obyek wisata Parin.
Bupati terlihat membaur bersama ratusan pelajar yang ikut melakukan aksi bersih pantai tersebut. Bahkan, Wakil Bupati juga ikut aktif dengan mengendarai kendaraan gerobak sampah, untuk mengangkut sampah yang telah dikumpulkan.
Bupati mengatakan, kegiatan bersih pantai dilakukan untuk memberikan stimulan kepada masyarakat agar sadar dan ikut aktif menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pantai.
Apalagi, pantai menjadi pembuangan terakhir sampah-sampah yang terbawa air. Jika itu tidak dibersihkan akan menyebabkan efek terhadap lingkungan. Kawasan pantai bisa tercemar dan kumuh.
"Aksi ini tidak hanya saat ini saja, tetapi kami laksanakan secara berkelanjutan. Apalagi, pantai yang dimiliki Brebes cukup panjang," tandasnya.