Stok di Petani Langka, Harga Bawang Naik 100 Persen
-Laporan Takwo Heriyanto
Senin, 11/03/2013, 06:13:32 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Harga komoditas bawang merah pelan-pelan merambat naik. Kenaikan itu, selain disebabkan faktor iklim sehingga membuat produktivitas menurun, juga disebabkan kelangkaan stok di tingkat petani.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Brebes, Ir Masrukhi Bachro mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan harga bawang di petani melonjak tajam. Yakni, menembus harga Rp 27.000 – 28.000 per Kg atau mengalami kenaikan hampir 100 persen dibadingkan satu bulan yang lalu.

"Kalau sebelumnya, harga bawang merah berada dikisaran Rp 15.000 per kg, tetapi terus naik hingga saat ini menembus harga Rp 27.000 – Rp 28.000 per kg," ujar Masrukhi saat dikonfirmasi PanturaNews.com, Senin 11 Maret 2013.

Kenaikan harga bawang merah ini, menyusul kelangkaan stok di tingkat petani. Sementara, permintaan dari konsumen terus mengalir, bahkan cenderung meningkat. Keadaan tersebut juga dipengaruhi tidak masuknya bawang impor ke pasaran Brebes.

"Kalau melihat kondisi ini, dari sisi petani memang sangat diuntungkan. Namun, dari sisi konsumen memberatkan. Karenanya, ini merupakan tantangan yang harus dipecahkan," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah harus mengambil langkah bagaimanan mengatasi kelangkaan stok bawang, yang berakibat melonjaknya harga. Artinya, ketika keadaan seperti itu bisa melakukan ekspansi penanaman bawang di daerah lain, sehingga stok bisa tetap tercukupi.