Protes, Warga Tutup Jalan Dengan Tumpukan Sampah
Pemalang-Muhammad Ridwan
Jumat, 22/02/2013, 09:04:19 WIB

Warga Wanarejan melakukan aksi tutup jalan dengan sampah sebagai bentuk protes (Foto: Ridwan)

PanturaNews (Pemalang) - Tergangu dengan bau sampah yang menyengat, warga menutup jalan dengan tumpukan sampah di Jalan Tangkuban Perahu, yang merupakan jalan pemisah antara Kelurahan Wanarejan dengan Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis 21 Februari 2013.

Aksi warga Wanarejan itu sempat membuat macet para pengguna jalan. Pasalnya sampah yang menggunung sudah berbulan-bulan lamanya dibiarkan tidak diangkut. Oleh warga, sampah ditaruh di tengah-tengah jalan, sehingga nyaris tak ada lubang untuk jalan kendaraan besar dan hanya bisa untuk lewat motor dan sepeda saja.

Salah satu warga Wanarejan yang memimpin aksi itu, Muhammad (50) mengatakan, bahwa sampah yang berada di bak itu sudah 6 bulan lamanya tidak diangkut, sehingga menimbulkan bau yang menyengat.

"Kami sudah laporkan hal ini ke Kelurahan Wanarejan, tapi justru dari mandor itu sendiri yang katanya dalam 3 bulan akan diangkut, sampai sekarang sudah hampir 6 bulan belum diangkut juga," ujarnya diiyakan oleh Madaris dan Soleh yang ikut dalam aksi tersebut.

Sementara itu Kepala Kelurahan Mulyoharjo, Kasmali melalui Kasi Trantib, Supangkat saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan mengenai keresahan warga Kelurahan Wanarejan. "Kami belum tahu dan belum menerima laporan tentang hal  tersebut,” kata Supangkat.

Ditambahkan, jika memang benar seperti itu, itu adalah wewenang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk memindah atau membongkar tempat penampungan sampah sementara itu. "Kami tidak berwenang untuk memindah apalagi membongkarnya,", pungkas Supangkat.