Pimpinan SKPD Dituntut Ciptakan Terobosan Baru
-Laporan Riyanto Jayeng
Kamis, 14/02/2013, 08:04:00 WIB

Walikota Tegal menyematkan pin usai melantik dan mengambil sumpah jabatan 108 PNS (Foto: Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Pejabat eselon II dan III Pemkot Tegal, Jawa Tengah, yang baru dilantik dan diambil sumpahnya sebagai pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dituntut dapat menciptakan terobosan baru yang lebih kongkrit di dalam kinerjanya demi kemajuan Kota Tegal.

Demikian disampaikan Walikota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak di dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 108 PNS yang memegang jabatan structural di eselon II, III dan IV baru di ruang Adipura, Balaikota Tegal, Kamis 14 Februari 2013.

Dasar pengambilan sumpah jabatan baru bagi seratus lebih PNS di lingkungan Pemkot Tegal itu adalah Keputusan Walikota Tegal Nomor 821.2/012-K/2013 tentang pengangkatan dalam jabatan struktural.

“Pimpinan SKPD yang baru hendaknya tidak hanya menruskan program dari pimpinan sebelumnya, namun harus membuat komiten berupa program kerja yang akan direalisasikan dalam kurun waktu 6 sampai 12 bulan ke depan sejak diangkat sebagai pimpinan SKPD. Harus punya terobosan baru untuk memperbaiki kinerja,” kata Ikmal.

Masih di dalam sambutannya, Ikmal mengatakan, pelantikan pejabat structural itu merupakan bagian dari kebutuhan organisasi baik untuk mengisi kekosongan jabatan di eselon II, juga sebagai kaderisasi di masa mendatang. Di sisi lain, kegiatan itu juga merupakan penyegaran di lingkungan pegawai untuk peningkatan kinerja.

Lebih jauh dijelaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan untuk pegawai baru yang dilakukan di awal tahun dimaksudkan agar seluruh tugas yang dilakukan oleh pejabat baru benar-benar dari awal tahun itu dapat dilaksanakan dengan baik. Sehingga diharapkan pada penyusunan laporan pertanggungjawaban APBD 2013 tidak lagi ada kerepotan.

“Tidak seperti pada SKPD di tahun anggaran 2012 lalu, banyak yang penyusunan laporan pertanggungjawabannya tergesa-gesa bahkan terlambat di dalam pelaksanaannya. Saya kepada pimpinan SKPD yang baru agar mau belajar banyak dari pengalaman yang sudah-sudah agar dapat dijadikan wawasan baru di dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan,” tegas Ikmal.

Dari pelantikan itu, terdapat 3 jabatan struktural untuk staf ahli walikota yang telah diisi oleh  Drs. Imam  Badarudin sebelumnya adalah sekretaris DPRD (eselon IIb) dan jabatan barunya sebagai staf ahli walikota bidang hukum, politik dan pemerintahan (eselon IIb). Bajari SE sebelumnya menjabat Kabag Keuangan (eselon IIIa) diangkat menduduki posisi staf ahli walikota bidang pembangunan, ekonomi dan keuangan (eselon IIb) Subagyo SIP, sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP (eselon IIIa) diangkat menjadi staf ahli walikota bidang Kemasyarakatn dan sumber daya manusia (eselon IIb).