![]() |
|
|
PanturaNews (Ponorogo) - Fenomena pergaulan bebas rentan terjadi dalam kehidupan modern seperti sekarang ini. Hal itu disebabkan karena semakin memudarnya norma-norma masyarakat, akibat perkembangan dan kemajuan teknologi yang semakin canggih yang mempengaruhi psikologi remaja.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Hj. Yuni Widya Ningsih pada seminar sehari di Gedung Sasana Praja, Ponorogo, Kamis 14 Februari 2013. Diharapkan, semua elemen untuk ikut bahu-membahu mencegah, peduli dan mengantisipasi tindakan pergaulan bebas tersebut. Terutama keluarga dan lingkungan pendidikan, karena keluarga yang paling memahami karakter anak.
Yuni mengatakan, dirinya akan terus melakakukan sidak di lokasi yang selama ini ditengarahi kerap dijadikan ajang pacaran saat malam hari seperti di kawasan Sukowati, Alun-alun serta taman hutan kota. "Kami akan terus melakukan sidak di tempat-tempat itu," tandasnya.
Seminar tersebut mengambil tema "Remaja dan pacaran dalam perspektif" dengan menghadirkan nara sumber dari kalangan pendidikan, medis dan tokoh agama. Kegiatan itu diselenggarakan guna menekan pergaulan bebas yang belakangan ini mencuat ke public, dan mayoritas dilakukan oleh kalangan remaja.