MTs Negeri Model Brebes Terapkan Sistem Ponpes
-Laporan Takwo Heriyanto
Jumat, 08/02/2013, 04:21:56 WIB

Kepala MTs Negeri Model Brebes, Drs Muntoyo

PanturaNews (Brebes) – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Model Brebes berhasil menjadi juara 3 tingkat Jawa Tengah, sebagai sekolah yang menerapkan pendidikan karakter. Meski harus mengakui keunggulan SMP Negeri 1 Kudus yang menjadi juara 1 dan SMK Negeri Surakarta yang menjadi juara 2.

MTs yang terletak di Jalan Yos Sudarso (Kompleks) Islamic Centre itu, berhasil menyisihkan 46 peserta finalis lainnya.  “Alhamdulillah, MTs model Brebes meraih juara 3 tingkat Jateng,” ujar Kepala Sekolah MTs Negeri Model Brebes, Drs Muntoyo, MPd saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat 08 Februari 2013.

Menurutnya, keunggulan MTs dalam penerapan pendidikan karakter, yaitu dengan menerapkan pendidikan sistem pondok pesantren (Ponpes). Dengan memadukan sistem pendidikan umum dan pesantren, benar-benar akan menjadikan peserta didik lebih unggul dibandingkan dengan yang konfensional. Karakter anak didik bisa terbangun karena perubahan pembiasaan.

“Yang dulunya bersifat dan bersikap kurang baik menjadi baik. Perubahan perilaku dibentuk karena karakter yang kuat dari peserta didik,” tuturnya.

Di dalam kesehariannya, kata Muntoyo, sekolah yang memiliki siswa 1306 ini memberi pelajaran tambahan kitab kuning, muhadasah (percakapan bahasa arab) dan konversation bahasa Inggris. Pembelajaran kehidupan ala santri pondok pesanteren diterapkan dengan penuh. Termasuk di dalamnya sholat berjamaah, tadarus dan kajian kitab-kitab lainnya.

Untuk pembelajaran kitab kuning, sekolah mengambil Imam Besar Masjid Agung Brebes Drs KH Rosyidi, Pengasuh Majelis Taklim Al Ikhlas Pasarbatang KH Jarukhi dan Ulama Limbangan Wetan KH Khalimi.

“Dengan sentuhan dari para Kiai itu, Alhamdulillah bisa menguatkan karakter siswa dalam kehidupannya,” terang Muntoyo.

Dia menambahkan, agar tidak menimbulkan kerisauan, bagi kelas IX juga diberi bekal pendalaman materi pelajaran yang di UN-kan. “Kalau karakternya terbangun, tidak ada rasa khawatir menghadapi Ujian Nasional, maka Insya Allah out put nya akan positif,” tandasnya.