![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), KH Said Basalamah mengatakan, berbagai musibah yang melanda Kabupaten Brebes harus dihadapi dengan sabar.
Seperti terjadinya tanah longsor di Dukuh Wulung Desa Plompong, Kecamatan Sirampog Brebes, tragedi Malahayu, keracunan anak sekolah ataupun yang lainnya. Sebab dengan sabar akan terurai berbagai permasalahan yang muncul.
"Musibah tidak akan datang terus menerus kalau kita mampu mengambil hikmahnya. Justru dengan kesabaran tersebut, akan datang pula keberkahan, hadiah-hadiah, rejeki dan apapun yang dikehendaki Allah SWT," ujar KH Said Basalamah saat mengisi bimbingan mental di Pendopo Bupati Brebes, Jumat 08 Februari 2013.
Seyogyanya, kata Kiai Said, hidup ini seharusnya disikapi dengan rasa syukur. Syukur dalam artian bersujud pada-Nya. Karena akan mendatangkan barokah, rejeki yang berlimpah ruah.
“Kalau kita bersyukur maka akan ditambah kenikmatannhya sedangkan bila kita kufur maka siksa-Ku amat pedih,” demikian Kiai Said menerangkan seraya menukil sebuah ayat Al Quran.
Disamping itu, sikap sabar juga kita terapkan ketika kita didzolimi. Penerepannya, hendaklah kita mengampuni orang yang mendzolimi. Namun apabila kita yang mendzolimi orang lain, harus cepat-cepat ingat pada Allah SWT bahwa kita akan mati.
“Kita harus gentleman meminta maaf pada orang yang didzolimi,” ajaknya.